Adolfo Tito Camacho Yllana adalah seorang prelatus Gereja Katolik Filipina yang mengabdi dalam penugasan diplomatik Takhta Suci. Ia menjadi uskup agung dan nunsius apostolik sejak 2001, Nunsius Apostolik untuk Israel serta Delegasi Apostolik untuk Yerusalem dan Palestina dari Juni 2021 sampai Januari 2026.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Adolfo Tito Yllana | |
|---|---|
| Nunsius Apostolik Emeritus untuk Israel Delegasi Apostolik Emeritus untuk Yerusalem dan Palestina Uskup Agung Tituler Montecorvino | |
Adolfo Tito Yllana di Yerusalem pada September 2021 | |
| Penunjukan | 3 Juni 2021 |
| Pensiun | 22 Januari 2026 |
| Pendahulu | Leopoldo Girelli |
| Penerus | Giorgio Lingua |
| Jabatan lain | Uskup Agung Tituler Montecorvino |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 19 March 1972 oleh Teopisto Valderrama Alberto |
Tahbisan uskup | 13 Desember 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II, Leonardo Sandri dan Robert Sarah |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 06 Februari 1948 Naga, Camarines Sur, Filipina |
| Kewarganegaraan | Filipina |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
Jabatan sebelumnya |
|
| Almamater | Universitas Kepausan Lateran |
| Semboyan | PRÆDICARE ET MINISTRARE |
| Lambang | |
Adolfo Tito Camacho Yllana (lahir 6 Februari 1948) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Filipina yang mengabdi dalam penugasan diplomatik Takhta Suci. Ia menjadi uskup agung dan nunsius apostolik sejak 2001, Nunsius Apostolik untuk Israel serta Delegasi Apostolik untuk Yerusalem dan Palestina dari Juni 2021 sampai Januari 2026.
Adolfo Tito Yllana lahir pada 6 Februari 1948 di Kota Naga, Filipina. Ia menajalni pembelajaran keagamaan dari Seminari Rosario Kudus juga di kota yang sama. Pada 19 Maret 1972, ia ditahbiskan menjadi imam Keuskupan Agung Caceres. Ia menerima gelar doktor dalam hukum sipil dan kanon dari Universitas Lateran di Roma dan memulai karir diplomatiknya setelah merampungkan pembelajarannya di Academia Ecclesiastica, akademi primer untuk korps diplomatik di Vatikan.
Penugasan diplomatik pertamanya dilakukan di Ghana, Sri Lanka, Turki, Lebanon, Hungaria dan Taiwan.
Pada 13 Desember 2001, ia diangkat menjadi uskup agung tituler Montecorvino dan Nunsius Apostolik untuk Papua Nugini.[1] Ia ditahbiskan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 6 Januari 2002 di Basilika Santo Petrus.[2] Pada 5 Februari 2022, ia diberi penugasan tambahan sebagai Nunsius Apostolik untuk Kepulauan Solomon.[3]
Ia diangkat menjadi nunsius apostolik untuk Pakistan pada 31 Maret 2006 oleh Paus Benediktus XVI.[4] Pada November 2007, Uskup Agung Yllana bergabung dalam perayaan peringatan ke-100 Katedral Hati Kudus, Lahore, dengan pesan istimewa dari Paus Benediktus XVI kepada kongregasi lokal.[5]
Pada 21 September 2009, ia memimpin penahbisan di Katedral Santo Yosef terhadap uskup koajutor baru Islamabad-Rawalpindi, Uskup Rufin Anthony. Lebih dari 1.500 orang menghadiri acara tersebut.[6]
Pada 17 April 2010, keuskupan Faisalabad mengadakan acara istimewa untuk merayakan yibelium emasnya, Uskup Agung Yllana, Uskup Joseph Coutts (Faisalabad), Uskup Agung Lawrence Saldanha (Lahore), dan Uskup Andrew Francis (Multan) berpidato pada kesempatan tersebut.[7] Pada misa yibelium di Katedral Santo Petrus dan Paulus, yang dihadiri oleh sekitar 5.000 umat Katolik dari 21 paroki, Uskup Agung Yllana berkata bahwa Vatikan senang melihat sejumlah imamat dan vokasi relijius di keuskupan tersebut.[8]
Pada 20 November 2010, Paus Benediktus XVI mengangkat Yllana sebagai Nunsius Apostolik untuk Republik Demokratik Kongo.[9] Pada 17 Februari 2015, Paus Fransiskus mengangkat Yllana sebagai Nunsius Apostolik untuk Australia.[10] Pada saat ia menjadi Nunsius Apostolik untuk Australia, Yllana resmi membuka Toowoomba Catholic Schools Office (yang dibangun di lahan bekas Toowoomba South State School) dengan dihadiri oleh Uskup Toowoomba, Robert McGuckin.[11]
Pada 3 Juni 2021, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Israel dan Siprus serta Delegasi Apostolik untuk Yerusalem dan Palestina.[12]
Pada 17 Februari 2023, Paus Fransiskus menyerahkan penugasannya di Siprus kepada Giovanni Pietro Dal Toso.[13]
Pada 26 Januari 2026, Paus Leo XIV menerima pengunduran dirinya.[14]