Adad-nārārī I, diterjemahkan ke dalam seluruh kecuali dua prasasti yang ideografi sebagai mdadad-ZAB+DAḪ, yang berarti “Adad (adalah) penolongku,” merupakan seorang raja Asyur selama Kerajaan Asyur abad pertengahan. Ia adalah raja Asyur terawal yang sejarahnya bertahan dalam detail apapun. Adad-nārārī I mencapai kemenangan militer besar yang memperkuat Asyur lebih jauh. Di dalam prasastinya dari Asyur ia menyebut dirinya sendiri putra Arik-den-ili, filiasi yang sama dicatat di dalam daftar raja Nassouhi. Ia tercatat sebagai putra lIlil-nerari di daftar raja Khorsabad dan daftar raja SDAS, mungkin tidak benar.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Adad-nārārī I, diterjemahkan ke dalam seluruh kecuali dua prasasti yang ideografi sebagai mdadad-ZAB+DAḪ, yang berarti “Adad (adalah) penolongku,”[1] (1307–1275 SM atau 1295–1263 SM kronologi pendek) merupakan seorang raja Asyur selama Kerajaan Asyur abad pertengahan. Ia adalah raja Asyur terawal yang sejarahnya bertahan dalam detail apapun. Adad-nārārī I mencapai kemenangan militer besar yang memperkuat Asyur lebih jauh. Di dalam prasastinya dari Asyur[2] ia menyebut dirinya sendiri putra Arik-den-ili, filiasi yang sama dicatat di dalam daftar raja Nassouhi.[i 2] Ia tercatat sebagai putra lIlil-nerari di daftar raja Khorsabad[i 3] dan daftar raja SDAS,[i 4] mungkin tidak benar.
| Didahului oleh: Arik-den-ili |
Raja Asyur 1295 – 1263 SM |
Diteruskan oleh: Salmaneser I |