Acacia cambagei adalah spesies tanaman berbunga dari famili Fabaceae yang hanya ditemukan di timur laut Australia. Tanaman ini tumbuh sebagai pohon yang menyebar dengan aroma khas yang tajam, memiliki filoda berbentuk elips sempit hingga linier, bunga tersusun dalam kepala bulat berwarna kuning keemasan, serta polong berbentuk bulat menyerupai kertas dengan panjang mencapai 130 mm.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Acacia cambagei | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Caesalpinioideae |
| Klad: | Mimosoideae |
| Genus: | Acacia |
| Spesies: | A. cambagei |
| Nama binomial | |
| Acacia cambagei | |
| Data persebaran dari AVH | |
| Sinonim[1] | |
| |
Acacia cambagei adalah spesies tanaman berbunga dari famili Fabaceae yang hanya ditemukan di timur laut Australia. Tanaman ini tumbuh sebagai pohon yang menyebar dengan aroma khas yang tajam, memiliki filoda berbentuk elips sempit hingga linier, bunga tersusun dalam kepala bulat berwarna kuning keemasan, serta polong berbentuk bulat menyerupai kertas dengan panjang mencapai 130 mm.[2]
Acacia cambagei adalah pohon yang menyebar dengan aroma tajam, biasanya tumbuh setinggi 4–15 m, memiliki mahkota yang cukup padat serta kulit kayu bersisik berwarna abu-abu gelap. Filodanya berbentuk elips sempit hingga linier, meruncing di kedua ujungnya, kasar, dengan panjang 40–140 mm dan lebar 3–10 mm, menampilkan satu hingga tiga urat menonjol di samping banyak urat paralel yang kurang jelas. Bunga-bunganya tersusun dalam 10–20 kepala bulat pada rasem sepanjang 2–9 mm yang bertangkai 4–10 mm. Setiap kepala berdiameter 3–5 mm dan terdiri dari 12–25 bunga berwarna kuning keemasan. Polongnya berbentuk lonjong sempit, seperti kertas, relatif lurus, panjang hingga 130 mm dan lebar 8–12 mm, berisi biji coklat tua berbentuk elips hingga lonjong, pipih, dengan panjang 5–9 mm.[3][4][5][6]
Acacia cambagei pertama kali dideskripsikan secara resmi pada tahun 1901 oleh Richard Baker dalam Proceedings of the Linnean Society of New South Wales, berdasarkan spesimen yang dikumpulkan oleh Richard Cambage di daerah antara Bourke dan wilayah utara menuju Queensland.[7][8]
Acacia cambagei tumbuh di wilayah kering hingga semi-kering di Australia timur, mencakup bagian tengah Teritori Utara, timur laut Australia Selatan, Queensland tengah, serta barat laut New South Wales.[9][10]
Spesies ini terbatas pada daerah dengan curah hujan tahunan antara 200 hingga 550 mm dan biasanya berkembang di dataran datar atau perbukitan rendah dengan tanah liat atau lempung berat yang relatif subur, terutama di bagian timur jangkauannya. Di wilayah yang lebih kering, A. cambagei umumnya ditemukan di tanah merah atau lempung pada depresi yang cenderung lebih lembap dan memiliki kelegaan rendah. Tanaman ini sering membentuk komunitas campuran dengan Acacia harpophylla, karena keduanya menyukai jenis tanah yang serupa. Secara floristik, komunitas tanaman ini mirip dengan komunitas A. harpophylla, dengan spesies kayu khas seperti Eucalyptus cambageana, E. populnea, Corymbia terminalis, Eremophila mitchellii, dan Geijera parviflora.[11][12]
Tanaman ini, seperti banyak spesies terkait lainnya, memiliki kemampuan regenerasi yang terbatas setelah kebakaran. Peristiwa kebakaran di habitat alami gidgee cukup jarang, karena komunitas ini biasanya memiliki padang rumput yang jarang, terdiri dari spesies Chloris, Setaria (syn. Paspalidium), Dicanthium, Sporobolus, dan Eragrostis.[13][14]