Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Abnormalitas kromosom

Abnormalitas kromosom, anomali kromosom, aberasi kromosom, mutasi kromosom atau gangguan kromosom adalah kondisi di mana terdapat bagian DNA kromosom yang hilang, berlebih, atau jumlah yang ireguler. Hal ini dapat terjadi dalam wujud abnormalitas-abnormalitas numerik, di mana terdapat jumlah tak biasa kromosom, atau sebagai abnormalitas struktural, di mana satu atau lebih kromosom individu terubah. Mutasi kromosom sebelumnya digunakan dalam konteks yang lebih mengerucut, yang merujuk kepada perubahan pada sebuah segmen kromosom, yang melibatkan lebih dari satu gen. Anomali-anomali kromosom umumnya terjadi saat terjadi masalah dalam pembelahan sel setelah proses meiosis atau mitosis. Abnormalitas-abnormalitas kromosom dapat dideteksi atau dikonfirmasi dengan membandingkan kariotipe sebuah individu dengan kartiotipe tipikal spesiesnya melalui pengujian genetik.

Wikipedia article
Diperbarui 25 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Abnormalitas kromosom
Contoh abnormalitas numerik: sebuah kariotipe individu dengan trisomi 21, menunjukkan tiga salinan kromosom 21.
Tiga contoh abnormalitas struktural dalam kromosom tunggal: delesi (1), duplikasi (2) dan inversi (3).

Abnormalitas kromosom, anomali kromosom, aberasi kromosom, mutasi kromosom atau gangguan kromosom adalah kondisi di mana terdapat bagian DNA kromosom yang hilang, berlebih, atau jumlah yang ireguler.[1][2] Hal ini dapat terjadi dalam wujud abnormalitas-abnormalitas numerik, di mana terdapat jumlah tak biasa kromosom, atau sebagai abnormalitas struktural, di mana satu atau lebih kromosom individu terubah. Mutasi kromosom sebelumnya digunakan dalam konteks yang lebih mengerucut, yang merujuk kepada perubahan pada sebuah segmen kromosom, yang melibatkan lebih dari satu gen.[3] Anomali-anomali kromosom umumnya terjadi saat terjadi masalah dalam pembelahan sel setelah proses meiosis atau mitosis. Abnormalitas-abnormalitas kromosom dapat dideteksi atau dikonfirmasi dengan membandingkan kariotipe (susunan kromosom penuh) sebuah individu dengan kartiotipe tipikal spesiesnya melalui pengujian genetik.

Referensi

  1. ↑ "Chromosomal Abnormalities", Understanding Genetics: A New York, Mid-Atlantic Guide for Patients and Health Professionals (dalam bahasa Inggris), Genetic Alliance, 2009-07-08, diakses tanggal 2023-09-27
  2. ↑ NHGRI. 2006. Chromosome Abnormalities Diarsipkan 2006-09-25 di Wayback Machine.
  3. ↑ Rieger, R.; Michaelis, A.; Green, M.M. (1968). "Mutation". A glossary of genetics and cytogenetics: Classical and molecular. New York: Springer-Verlag. ISBN 978-0-387-07668-3.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Abnormalitas kromosom seks

Abnormalitas pada kromosom seks hadir sebagai hasil dari mutasi atau perubahan struktur kromosom yang terjadi oleh penyebab tertentu, misalnya oleh radiasi

Pemitaan G

mengidentifikasi penyakit genetik (terkhususnya abnormalitas kromosom) melalui perwakilan fotografis keseluruhan susunan kromosom. Maloy, Stanley R.; Hughes, Kelly

Aneuploidi

hadirnya jumlah kromosom yang tidak normal pada suatu sel

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026