Abies numidica adalah jenis pohon cemara yang berasal dan terbatas pada wilayah Aljazair, khususnya di Djebel Babor, gunung tertinggi kedua di jajaran pegunungan Tell Atlas dengan ketinggian 2.004 meter. Tanaman ini juga kerap dibudidayakan sebagai tanaman hias di taman atau area lanskap yang luas. Spesies ini digemari karena ketahanannya terhadap kondisi kering serta kemampuannya untuk bertahan di lingkungan yang terpapar polusi udara berat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Abies numidica | |
|---|---|
| Abies numidica di Jebel Babor | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Gymnospermae |
| Divisi: | Pinophyta |
| Kelas: | Pinopsida |
| Ordo: | Pinales |
| Famili: | Pinaceae |
| Genus: | Abies |
| Spesies: | A. numidica |
| Nama binomial | |
| Abies numidica de Lannoy ex Carrière | |
| Jangkauan alami | |
Abies numidica adalah jenis pohon cemara yang berasal dan terbatas pada wilayah Aljazair, khususnya di Djebel Babor, gunung tertinggi kedua di jajaran pegunungan Tell Atlas dengan ketinggian 2.004 meter.[1][2] Tanaman ini juga kerap dibudidayakan sebagai tanaman hias di taman atau area lanskap yang luas. Spesies ini digemari karena ketahanannya terhadap kondisi kering serta kemampuannya untuk bertahan di lingkungan yang terpapar polusi udara berat.[3]
Abies numidica adalah pohon cemara yang berukuran sedang hingga besar yang dapat mencapai tinggi 20–35 meter, dengan batang berdiameter hingga 1 meter. Daunnya berbentuk jarum, agak pipih, berukuran 1,5–2,5 cm panjang dan 2–3 mm lebar, serta ketebalan sekitar 1 mm. Warna daunnya hijau tua mengilap, dengan area kecil berisi stomata berwarna putih kehijauan di bagian atas, dan dua jalur stomata serupa di bagian bawah daun. Ujung daunnya umumnya meruncing, meskipun pada cabang yang tumbuh lambat pada pohon dewasa kadang tampak sedikit berlekuk. Buahnya berwarna hijau kebiruan dengan sentuhan merah muda atau ungu, kemudian berubah menjadi coklat saat matang. Ukurannya 10–20 cm panjang dan sekitar 4 cm lebar, terdiri atas 150–200 sisik. Setiap sisik memiliki daun pelindung kecil (yang tidak tampak ketika buah masih tertutup) dan dua biji bersayap. Saat matang, buah ini akan hancur agar dapat melepaskan bijinya.[4]
Abies numidica dapat tumbuh di kawasan pegunungan beriklim Laut Tengah pada ketinggian sekitar 1.800–2.004 meter, meskipun kadang dapat ditemukan serendah 1.220 meter. Daerah habitatnya menerima curah hujan tahunan yang tinggi, yaitu 1.500–2.000 mm, dengan sebagian besar turun sebagai salju pada musim dingin. Musim panas di wilayah ini cenderung hangat dan sangat kering, menciptakan kondisi khas yang hanya cocok bagi sedikit spesies. Cemara ini memiliki kekerabatan dekat dengan Abies pinsapo, spesies serumpun yang tumbuh lebih jauh ke barat, tepatnya di Pegunungan Rif di Maroko serta di wilayah selatan Spanyol. Kedekatan ini terlihat dari beberapa ciri morfologi dan adaptasi ekologis yang serupa.[4]