2 Tawarikh 24 adalah pasal kedua puluh empat Kitab 2 Tawarikh dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk dalam bagian Ketuvim. Pasal ini berisi riwayat pemerintahan Yoas di Kerajaan Yehuda.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| 2 Tawarikh 24 | |
|---|---|
| Kitab | Kitab 2 Tawarikh |
| Kategori | Ketuvim |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 14 |
2 Tawarikh 24 (atau II Tawarikh 24, disingkat 2Taw 24) adalah pasal kedua puluh empat Kitab 2 Tawarikh dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk dalam bagian Ketuvim (כְּתוּבִים, "tulisan").[1] Pasal ini berisi riwayat pemerintahan Yoas (raja ke-8) di Kerajaan Yehuda.[2]
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Zakharia adalah nabi Yehuda pertama yang tercatat mati syahid. Ia mati karena tetap setia kepada kebenaran Allah dan jalan-jalan-Nya yang benar serta menentang kemurtadan raja dan rakyatnya. Yesus mengacu kepada kesyahidannya dan rencana Allah untuk membalas angkatan pada masa itu (Mat 23:35; Luk 11:51). Ia menyebut darah Zakharia itu "benar" karena nabi itu memihak kepada Allah ketika sebagian besar umat itu sudah meninggalkan jalan-Nya. Nabi itu dibunuh di "di antara mezbah dan Rumah Allah" (Lukas 11:51), yaitu tempat paling kudus di pelataran para imam. Penolakan perkataan nabi Allah oleh Israel pada akhirnya mengakibatkan kehancuran dan penolakan mereka sendiri oleh Allah (2 Tawarikh 36:16).[10]
Komplotan terhadap Yoas terjadi karena dia telah menolak Tuhan, mulai menyembah dewa-dewa lain, dan membunuh Zakharia (2 Tawarikh 24:17–22,25).[10]