Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

20 Massalia

20 Massalia adalah asteroid sabuk utama yang besar dan cukup cerah. Massalia juga merupakan anggota terbesar dari asteroid keluarga Massalia. Namanya diambil dari bahasa Yunani untuk Marseille, sebuah kota di mana salah satu dari dua penemu independen asteroid ini, Jean Chacornac, pertama kali melihat asteroiod tersebut.

asteroid
Diperbarui 15 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

20 Massalia
20 Massalia
Penemuan
Ditemukan olehAnnibale de Gasparis
Tanggal penemuan19 September 1852
Penamaan
Asal nama
Marseille
Kategori planet minor
Sabuk utama (Keluarga Massalia)
Ciri-ciri orbit
Epos 22 Oktober 2004 (Hari Julian 2453300,5)
Aphelion411,911 Gm (2,753 SA)
Perihelion308,699 Gm (2,064 SA)
Sumbu semimayor
360,305 Gm (2,408 SA)
Eksentrisitas0,143
Periode orbit
1365,261 hr (3,74 a)
Kecepatan orbit rata-rata
19,09 km/dtk
Anomali rata-rata
161,641°
Inklinasi0,707°
Bujur node menaik
206,530°
Argumen perihelion
255,578°
Ciri-ciri fisik
Dimensi160×145×132 km[1]
145 km (rata-rata)
160×145×130 km[2][3]
Massa5,67×1018 kg[1]
5,2×1018 kg[4]
Massa jenis rata-rata
3,54±0,85 g/cm³[1]
Gravitasi permukaan
0,054 m/s²
Kecepatan lepas
0,093 km/s
Periode rotasi
0,3374 hr (8,098 jam)[5]
Albedo0,210 (geometrik)[2]
Suhu~174 K
maks: 265 K (-8 °C)
Pola spektrum
Asteroid tipe S[6]
Magnitudo semu
8,3[7] hingga 12,0
Magnitudo mutlak (H)
6,50
Diameter sudut
0,186" hingga 0,058"

20 Massalia (/məˈseɪliə/ bahasa Yunani: Μασσαλίαcode: el is deprecated ) adalah asteroid sabuk utama yang besar dan cukup cerah. Massalia juga merupakan anggota terbesar dari asteroid keluarga Massalia. Namanya diambil dari bahasa Yunani untuk Marseille, sebuah kota di mana salah satu dari dua penemu independen asteroid ini, Jean Chacornac, pertama kali melihat asteroiod tersebut.

Karakteristik

Massalia adalah sebuah asteroid tipe S yang mengorbit dengan inklinasi yang sangat rendah di pertengahan sabuk utama, dan juga merupakan asteroid terbesar dalam keluarga Massalia sejauh ini. Anggota keluarga yang lainnya adalah serpihan yang dilontarkan akibat aktivitas kawah di Massalia.[8]

Massalia memiliki massa jenis di atas rata-rata untuk asteroid tipe S, yang hampir menyamai massa jenis batu silikat. Dengan demikian, Massalia tampak sebagai objek solid tanpa retakan, sebuah yang langka untuk asteroid yang seukuran dengannya. Selain beberapa objek besar dengan diameter di atas 400 km, seperti 1 Ceres dan 4 Vesta, kebanyakan asteroid tampak memiliki retakan yang cukup signifikan, atau bahkan seperti tumpukan puing. Pada tahun 1998, Bange memperkirakan massa Massalia sebesar 5,2×1018 kg, dengan menganggap 4 Vesta memiliki 1,35×10−10 massa matahari.[4] Massa tersebut didapat dengan memperhitungkan massa 4 Vesta dan penutupan 44 Nysa oleh Massalia.

Analisis lightcurve mengindikasikan bahwa titik kutub Massalia mengarah ke koordinat ekliptika (β, λ) = (45°, 10°) atau (β, λ) = (45°, 190°) dengan tingkat ketidakpastian sebesar 10°.[3] Hal ini memberikan kemiringan sumbu sebesar 45° pada kedua titik kutub tersebut. Rekonstruksi bentuk dari light curve telah menjabarkan Massalia sebagai objek mirip bola dengan bagian permukaan yang tidak cembung dan planar besar.

Penemuan

Massalia ditemukan oleh Annibale de Gasparis pada 29 September 1852 di Napoli, dan juga ditemukan secara independen pada keesokan harinya oleh Jean Chacornac di Marseilles. Namun, penemuan Chacornac lah yang diumumkan lebih dahulu. Pada abad kesembilan-belas terdapat banyak pengejaan untuk Massilia yang dipergunakan.

Referensi

  1. 1 2 3 Jim Baer (2008). "Recent Asteroid Mass Determinations". Personal Website. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-08. Diakses tanggal 2008-12-11.
  2. 1 2 "Supplemental IRAS Minor Planet Survey". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-06-23. Diakses tanggal 2012-05-08.
  3. 1 2 M. Kaasalainen; et al. (2002). "Models of Twenty Asteroids from Photometric Data" (PDF). Icarus. 159 (2): 369. Bibcode:2002Icar..159..369K. doi:10.1006/icar.2002.6907.
  4. 1 2 J. Bange (1998). "An estimation of the mass of asteroid 20-Massalia derived from the HIPPARCOS minor planets data". Astronomy & Astrophysics. 340: L1. Bibcode:1998A&A...340L...1B.
  5. ↑ PDS lightcurve data
  6. ↑ PDS spectral class data
  7. ↑ Donald H. Menzel and Jay M. Pasachoff (1983). A Field Guide hingga the Stars and Planets (Edisi 2nd). Boston, MA: Houghton Mifflin. hlm. 391. ISBN 0-395-34835-8.
  8. ↑ D. Vokrouhlický; et al. (2006). "Yarkovsky/YORP chronology of asteroid families". Icarus. 182: 118. Bibcode:2006Icar..182..118V. doi:10.1016/j.icarus.2005.12.010.

Pranala luar

  • Shape model deduced from lightcurve
  • Elements and Ephemeris for (20) Massalia Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine. from the Minor Planet Center.
  • Orbital simulation from JPL (Java) / Ephemeris
  • l
  • b
  • s
Navigasi planet minor
Didahului oleh:
19 Fortuna
20 Massalia Diikuti oleh:
21 Lutetia
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • JPL SBDB
  • MPC

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karakteristik
  2. Penemuan
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Asteroid

benda langit kecil yang bukan komet

Sabuk asteroid

tak beraturan yang disebut asteroid atau planet kerdil. Sabuk asteroid disebut juga sebagai sabuk asteroid utama (main asteroid belt) atau sabuk utama (main

Chicxulub (asteroid)

asteroid yang membunuh dinosaurus

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026