12 Hari adalah serial televisi Indonesia produksi Trilense Films yang ditayangkan perdana pada 1 Oktober 2022 di Vision+. Serial ini disutradarai oleh Prisia Nasution dan dibintangi oleh Yoga Pratama, Hana Malasan, Verdi Solaiman.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| 12 Hari | |
|---|---|
Poster | |
| Genre | |
| Cerita | Reza Levinus Nangin |
| Skenario |
|
| Sutradara | Prisia Nasution |
| Pemeran | |
| Penata musik | Sadrach Lukas |
| Negara asal | Indonesia |
| Bahasa asli | Bahasa Indonesia |
| Jml musim | 1 |
| Jml episode | 12 |
| Produksi | |
| Produser eksekutif |
|
| Produser | |
| Sinematografi | Umar Setyadi |
| Editor |
|
| Pengaturan kamera | Multi-kamera |
| Rumah produksi | Paragon Pictures |
| Rilis asli | |
| Jaringan | Vision+ |
| Rilis | 1 Oktober 2022 (2022-10-01) |
12 Hari adalah serial televisi Indonesia produksi Trilense Films yang ditayangkan perdana pada 1 Oktober 2022 di Vision+. Serial ini disutradarai oleh Prisia Nasution dan dibintangi oleh Yoga Pratama, Hana Malasan, Verdi Solaiman.[1][2]
Akibat membunuh kawanan begal sebagai bentuk pertahanan diri, Ridho dijebloskan ke penjara. Selama menjadi narapidana, Ridho mengalami perlakuan tidak adil dan dianiaya oleh rekan-rekan satu selnya.
Ketika keluar dari penjara setelah 12 tahun lamanya, Ridho kesulitan mencari pekerjaan. Hanya seorang pemilik toko kelontong bernama Siti yang memberinya pekerjaan. Kemudian, Ridho teringat dengan surat yang ia terima enam tahun lalu di penjara mengenai kematian sang ibu. Ridho mencari informasi, hingga semua petunjuk tertuju kepada anak dari Siti, Annisa, yang ia cintai.