1054
1054 (MLIV) adalah tahun biasa yang diawali hari Sabtu dalam kalender Julian, tahun ke-1054 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-54 pada Milenium ke-2, tahun ke-54 pada Abad ke-11, dan tahun ke- 5 pada dekade 1050-an. Mulai awal tahun 1054, kalender Gregorian terhitung 6 hari setelah kalender Julian, yang merupakan kalender dominan pada saat itu.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Milenium | Milenium ke-2 |
|---|---|
| Abad | |
| Dasawarsa | |
| Tahun |
| 1054 menurut topik |
|---|
| Pemimpin |
| Kategori |
| Kalender Gregorian | 1054 MLIV |
| Kalender Bahá'í | −790 – −789 |
| Kalender Bali | 975–976 |
| Kalender Bengali | 461 |
| Kalender Berber | 2004 |
| Kalender Buddha | 1598 |
| Kalender Burma | 416 |
| Kalender Tionghoa | 癸巳年 (Ular Air) 3750 atau 1604 — sampai — 甲午年 (Kuda Kayu) 3751 atau 1605 |
| Kalender Koptik | 770–771 |
| Kalender Etiopia | 1046–1047 |
| Kalender Ibrani | 4814–4815 |
| Kalender Hindu | |
| - Vikram Samvat | 1110–1111 |
| - Shaka Samvat | 976–977 |
| - Kali Yuga | 4155–4156 |
| Kalender Holosen | 11054 |
| Kalender Iran | 432–433 |
| Kalender Islam | 445–446 |
| Kalender Jepang | Tengi 2 (天喜2年) |
| Kalender Jawa | 957–958 |
| Kalender Julian | 1054 MLIV |
| Kalender Korea | 3387 |
| Kalender Nanakshahi | −414 |
| Suriyakhati | 1597 |
1054 (MLIV) adalah tahun biasa yang diawali hari Sabtu dalam kalender Julian, tahun ke-1054 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-54 pada Milenium ke-2, tahun ke-54 pada Abad ke-11, dan tahun ke- 5 pada dekade 1050-an. Mulai awal tahun 1054, kalender Gregorian terhitung 6 hari setelah kalender Julian, yang merupakan kalender dominan pada saat itu.
Peristiwa
Skisma Timur–Barat
Skisma Timur–Barat merupakan peristiwa terbagi duanya Dunia Kristiani secara resmi menjadi Kekristenan Barat dan Kekristenan Timur sejak tahun 1054 M. Penyebab utama dari Skisma Timur–Barat ialah terjadinya perbedaan dalam ritual ibadah, doktrin, politik, geografi, dan bahasa yang digunakan oleh dua pusat Dunia Kristiani yaitu Roma dan Konstantinopel. Roma menjadi pusat Kekristenan Barat dan Konstantinopel menjadi pusat Kekristenan Timur.[1] Skisma Timur–Barat akhirnya membentuk Gereja Katolik Roma sebagai perwakilan Kekristenan Barat, dan membentuk Gereja Ortodoks Timur sebagai perwakilan Kekristenan Timur.[2] Dalam sejarah gereja, Skisma tahun 1054 M merupakan puncak dari pemisahan gereja dalam skala besar.[3]
Penggunaan lontar sebagai media tulis
Penggunaan lontar sebagai media tulis tercatat dalam sejarah melalui tulisan pada Prasasti Sukawana. Penanggalan penggunaan lontar dalam Prasasti Sukawana menyatakan tahun 976 Saka yang sama dengan tahun 1054 Masehi. Lontar dinyatakan telah digunakan oleh masyarakat kuno di Pulau Bali.[4]
Kemunculan supernova
Pada tanggal 4 Juli 1054 M, terjadi ledakan besar dari sebuah bintang yang merupakan supernova.[5] Orang-orang di Tiongkok diketahui telah mencatat kemunculan Supernova 1054 yang kini hanya dapat dilihat sisa-sisanya sebagai Nebula Kepiting. Kemunculan supernova dalam pandangan orang Tionghoa berlangsung setahun dan secara perlahan hilang dari penglihatan pada tahun 1055 M.[6]
Kelahiran
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. |
Kematian
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. |
Referensi
- ↑ Prabowo, Wisnu Tanggap (Desember 2023). Artawijaya (ed.). Nasrani di Sekeliling Rasulullah: Dari Gereja Persia hingga Ortodoks Abisinia. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 17. ISBN 978-623-173-039-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Hasmand, Fedrian (Agustus 2017). Tim Pustaka Al-Kautsar (ed.). Kronologi Sejarah Islam dan Dunia (571 M S/D 2016). Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 127. ISBN 978-979-592-774-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Fahrurodji, Ahmad (2005). Rusia Baru Menuju Demokrasi: Pengantar Sejarah dan Latar Belakang Budayanya. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm. 37. ISBN 978-602-433-352-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Anegrajekti, N., dkk. (2021). Sastra Rempah Volume 3. Sleman: Penerbit PT Kanisius. hlm. 556. ISBN 978-979-21-8198-2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Young, H. D., dkk. (2003). Safitri, A., dan Santika (ed.). Fisika Universitas Jilid 2 [University Physics Tenth Edition]. Diterjemahkan oleh Silaban, Pantur (Edisi 10). Erlangga. hlm. 82. ISBN 978-979-688-473-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Balta, Nuri (September 2014). "Ledakan Bintang: Supernova". Majalah Mata Air. 1 (3). Ufuk Baru: 36.
