Beranda » Veda Merasa Bersalah Setelah Moto3 Belanda, Balapan Hebat Berubah Jadi Bencana dalam Sekejap
Posted in

Veda Merasa Bersalah Setelah Moto3 Belanda, Balapan Hebat Berubah Jadi Bencana dalam Sekejap

Jakarta Aktual – 30 Juni 2026 | Veda merasa bersalah setelah Moto3 Belanda, balapan hebat berubah jadi bencana dalam sekejap, kata Veda Ega Pratama, pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, mengaku kecewa dan merasa bersalah karena gagal finis di Moto3 Belanda 2026. Aksi Veda Ega Pratama dalam menaklukkan Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (28/6/2026) hampir saja terwujud.

Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul itu mempertontonkan aksi brilian dalam persaingan di barisan depan pada balapan di sirkuit berjuluk Cathedral of Speed. Mengitari karakter sirkuit yang sempit dengan tikungan cepat, ketangkasan Veda diuji. Kepiawaiannya dalam menggeber motor Honda NSF250RW pun hampir saja membuat publik Tanah Air terkesima.

Veda sempat merebut posisi pertama dalam balapan, mengungguli David Almansa dan Maximo Quiles yang menjadi rival berat di kelas ini. Namun, momen ia memimpin balapan hanya berjalan beberapa detik. Veda yang sempat bertahan di area zona podium di depan, mulai goyah saat memasuki lap kelima. Ia terdesak oleh lalu lintas rombongan hingga mengalami slide ban belakang di Tikungan 4.

Veda merasa bersalah setelah Moto3 Belanda, balapan hebat berubah jadi bencana dalam sekejap, karena ia tidak bisa finis, jadi ia sangat kecewa. Setelah akhir pekan yang sangat baik dan dengan perasaan yang sangat bagus, sulit menerima hasil ini.

📖 Baca juga:
Kecewanya Hakim Danish Usai Tak Selesaikan Balapan Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Pratama Menyabet Posisi 16

Veda merasa bersalah setelah Moto3 Belanda, balapan hebat berubah jadi bencana dalam sekejap, karena ia mengaku ada hal positif yang dapat dipetik dari penampilannya di Sirkuit Assen. Pasalnya, ia mampu mengimbangi dan bertarung langsung dengan para pembalap di rombongan depan.

Veda merasa bersalah setelah Moto3 Belanda, balapan hebat berubah jadi bencana dalam sekejap, tetapi ia juga mengambil sisi positif karena perasaan dengan motor sangat bagus. Saya bisa bertarung dengan para pemimpin balapan, bertarung untuk posisi depan dan menunjukkan potensi saya.

Veda Ega menegaskan akan melakukan sederet evaluasi dari kecelakaan di Moto3 Belanda. Hal itu agar dirinya bisa tampil maksimal dalam Moto3 Jerman akan berlangsung Sirkuit Sachsenring pada 10-12 Juli 2026.

Veda merasa bersalah setelah Moto3 Belanda, balapan hebat berubah jadi bencana dalam sekejap, tetapi ia tahu bahwa ia memiliki kecepatan dan kepercayaan diri. Saya akan kembali lebih kuat di Jerman.

📖 Baca juga:
Skandal Oli dan Mesin Bikin Dua Rival Didiskualifikasi, Veda Ega Ketiban Rezeki Dadakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *