Beranda » Tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban, motif ekonomi terdesak
Posted in

Tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban, motif ekonomi terdesak

Jakarta Aktual – 05 Agustus 2026 | Kejadian tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban telah menjadi sorotan karena kekejamannya. Seorang nenek bernama Hartati (61) menjadi korban perampokan oleh tetangganya sendiri, Marhum (57), di rumahnya di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, ketika korban sedang bersiap untuk melaksanakan salat Zuhur.

Korban mendengar suara seseorang masuk ke rumahnya dan mengira itu adalah anaknya. Namun, yang masuk adalah pelaku Marhum yang membawa ancaman. Pelaku menggunakan golok untuk mengancam korban dan meminta korban tidak berteriak. Korban kemudian dilakban oleh pelaku hingga menutupi mulut dan wajah korban.

Pelaku melakban mulut, kedua tangan, dan kaki korban, lalu meminta korban menunjukkan tempat penyimpanan perhiasan dan harta benda. Marhum berhasil merampas sejumlah barang berharga, termasuk uang tunai sekitar Rp600 ribu, sepasang anting emas seberat satu gram, dan satu telepon seluler Samsung A07.

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Tri Putra, mengatakan bahwa motif perampokan ini adalah karena pelaku terdesak ekonomi. Pelaku mengaku bahwa dia melakukan aksi perampokan karena kesulitan ekonomi dan butuh menghidupi anak serta istrinya. Tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban ini merupakan tindakan yang kejam dan tidak dapat diterima.

📖 Baca juga:
NATO Menghadapi Dilema Setelah Serangan Drone Rusia

Pelaku telah ditangkap oleh polisi dan barang curian masih ada. Kasus ini menjadi contoh tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban yang menunjukkan bahwa kejahatan dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan meningkatkan kesadaran akan keamanan di sekitar kita.

Tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban ini juga menunjukkan bahwa motif ekonomi dapat menjadi penyebab kejahatan. Oleh karena itu, kita harus selalu berusaha untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekonomi dan mencari solusi untuk mengatasi kesulitan ekonomi.

Dalam kasus tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban ini, kita dapat melihat bahwa kekejaman dan kejahatan dapat terjadi di mana saja. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan meningkatkan kesadaran akan keamanan di sekitar kita. Tega tetangga di Cakung: rampok nenek hingga lakban muka korban ini menjadi contoh yang menunjukkan bahwa kita harus selalu berhati-hati dan waspada.

📖 Baca juga:
Oman Usulkan Hormuz Dikelola Bersama Iran dan Negara-Negara Teluk, Apa yang Terjadi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *