Jakarta Aktual – 07 Juli 2026 | Tarif TransJabodetabek Rp10.000, DPRD DKI minta Bodetabek ikut menanggung biaya operasional menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir. Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) telah mengusulkan kenaikan tarif TransJakarta menjadi Rp5.000 dan Mikrotrans sebesar Rp2.000 untuk mengurangi beban subsidi APBD. Namun, rencana kenaikan tarif ini memicu polemik karena dikhawatirkan akan menurunkan minat warga menggunakan transportasi umum dan menambah beban biaya harian.
Tarif TransJabodetabek Rp10.000, DPRD DKI minta Bodetabek ikut menanggung biaya operasional yang lebih besar karena jarak tempuh layanan TransJabodetabek lebih panjang dibandingkan dengan layanan di dalam Jakarta. DTKJ menggunakan asas keadilan atau fairness dalam menyusun usulan tarif karena jarak tempuh layanan TransJabodetabek jauh lebih panjang. Oleh karena itu, Tarif TransJabodetabek Rp10.000, DPRD DKI minta Bodetabek ikut menanggung biaya operasional yang lebih besar untuk memastikan keberlanjutan layanan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menerima usulan tersebut dan akan membahasnya dengan DPRD DKI Jakarta dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa keputusan mengenai tarif seharusnya sudah diumumkan sesuai target yang pernah disampaikan sebelumnya. Namun, hingga kini pembahasannya masih berlangsung. Tarif TransJabodetabek Rp10.000, DPRD DKI minta Bodetabek ikut menanggung biaya operasional yang lebih besar untuk memastikan keberlanjutan layanan.
Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto, menegaskan bahwa efisiensi anggaran akibat penyesuaian tarif seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat sistem transportasi publik. Ia menekankan bahwa dana yang tersedia tetap harus diarahkan untuk mendukung pengembangan layanan, bukan justru mengurangi investasi di sektor transportasi massal. Tarif TransJabodetabek Rp10.000, DPRD DKI minta Bodetabek ikut menanggung biaya operasional yang lebih besar untuk memastikan keberlanjutan layanan.
Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Jakarta telah membahas rencana kenaikan tarif TransJakarta dan TransJabodetabek. Banyak yang khawatir bahwa kenaikan tarif akan menurunkan minat warga menggunakan transportasi umum dan menambah beban biaya harian. Namun, perlu diingat bahwa Tarif TransJabodetabek Rp10.000, DPRD DKI minta Bodetabek ikut menanggung biaya operasional yang lebih besar untuk memastikan keberlanjutan layanan.
Kesimpulan, Tarif TransJabodetabek Rp10.000, DPRD DKI minta Bodetabek ikut menanggung biaya operasional yang lebih besar untuk memastikan keberlanjutan layanan. DTKJ telah mengusulkan kenaikan tarif TransJakarta dan Mikrotrans untuk mengurangi beban subsidi APBD. Gubernur DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta akan membahas usulan tersebut dalam waktu dekat. Masyarakat Jakarta perlu memahami bahwa kenaikan tarif adalah untuk memastikan keberlanjutan layanan transportasi umum.