Nanik Sudaryati DeyangPendidikan
Pendidikan Nanik ditempuh :
Karir
Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (2024–2025)
Setelah kemenangan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2024, Nanik mulai memasuki ranah birokrasi pemerintahan pusat. Pada Oktober 2024, ia resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan untuk masa jabatan periode 2024–2029. Di lembaga non-kementerian tersebut, ia bertugas mendampingi Budiman Sudjatmiko guna merumuskan program-program strategis jaring pengaman sosial dan penanganan kemiskinan ekstrem di Indonesia.[6]
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (2025–2026)
Dinamika tugas birokrasinya berlanjut ketika pada 17 September 2025, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara. Seiring dengan pelantikan tersebut, ia diberhentikan secara hormat dari posisi sebelumnya di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan agar dapat memfokuskan kinerjanya pada sektor kecukupan gizi nasional. Di lembaga ini, ia secara spesifik dipercaya memimpin penugasan sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Selama mengemban jabatan tersebut, ia aktif melakukan pemantauan lapangan, evaluasi efisiensi anggaran, hingga penutupan unit-unit dapur pelayanan gizi yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan.
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) (2025–sekarang)
Pada 12 Juni 2025, karier eksekutif Nanik merambah ke sektor korporasi milik negara. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk dirinya untuk menduduki posisi sebagai Komisaris Independen di perusahaan minyak dan gas bumi nasional, PT Pertamina (Persero). Jabatan ini diamanatkan kepadanya dalam rangka memperkuat fungsi pengawasan kepatuhan korporasi dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Kepala Badan Gizi Nasional (2026–Sekarang)
Berdasarkan pengumuman resmi dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada 2 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru untuk menggantikan Dadan Hindayana. Melalui penunjukan ini, ia memegang otoritas penuh dalam memimpin pelaksanaan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia. Dalam menjalankan tugas barunya tersebut, ia didampingi oleh dua wakil kepala yang baru ditunjuk, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.[7]