Dadan HindayanaKehidupan
Pendidikan
Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat. Ia menamatkan pendidikan di SMA Negeri Cimindi Cimahi Kabupaten Bandung (kini SMA Negeri 13 Bandung) pada tahun 1986 dan seangkatan dengan Panglima TNI Agus Subiyanto.[6] Ia menempuh pendidikan S1 Proteksi Tanaman di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus tahun 1990. Kemudian melanjutkan pendidikan S2 Entomologi Terapan di Universitas Bonn, Jerman (lulus tahun 1997) dan S3 di Leibniz Universität Hannover, Jerman (tahun 2000).[5][7] Fokus keilmuwan Dadan Hindayana sejak S1 hingga mendapatkan gelar doktoralnya yaitu mempelajari tentang entomologi.
Karier
Perjalanan karier Dadan bermula saat menjadi dosen tetap di IPB, kemudian di kampus tersebut ia mulai dipercaya mengisi beberapa posisi strategis. Dadan tercatat pernah menjadi Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi (2001-2002), Direktur Direktorat Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang (2003-2008), dan Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama (2007-2008). Kariernya di dunia pendidikan berlanjut ketika ia menjadi ketua Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau, Halmahera Utara (2014-2022).[8]
Pada 19 Agustus 2024, Dadan Hindayana dilantik oleh presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadikannya sebagai pimpinan pertama lembaga tersebut.[5] Jabatan tersebut tetap ia jalankan ketika memasuki era kepemimpinan presiden Prabowo Subianto.
Pada 2 Juni 2026, ia diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala BGN[9]. Setelah itu pada 3 Juni 2026, Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dan melakukan penahanan terkait dugaan jual beli titik SPPG[10].
Kontroversi
Beberapa pernyataan dan kebijakan dari Dadan Hindayana yang dinilai menimbulkan kontroversi selama menjabat sebagai kepala BGN, diantaranya:
- Minum susu dua liter per hari, disampaikan saat kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil Bangkalan yang dinilai masyarakat kurang realistis dan tidak ada relevansi. Meskipun setelahnya Dadan menegaskan bahwa minum susu dua liter per hari hanya pengalaman pribadi, bukan menjadi anjuran resmi dari BGN.[14]
- Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan ramadan, Ia mengumumkan bahwa program MBG tetap berjalan selama ramadan dengan mekanisme yang berbeda. kebijakan tersebut cukup menjadi perbincangan masyarakat.[15]
Referensi
- ↑ "Profil Dadan Hindayana, Dilantik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru Dibentuk Jokowi". NTVNews.id. Diakses tanggal 25 September 2025.
- ↑ "Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN Akademisi IPB yang Ahli Serangga". BeritaSatu. Diakses tanggal 25 September 2025.
- ↑ "Profil Tim BGN (Dr. Ir. Dadan Hindayana)". BGN. Diakses tanggal 25 September 2025.
- ↑ "Jejak Pendidikan Dadan Hindayana, Dosen IPB yang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional". Detik. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-08-13. Diakses tanggal 25 September 2025.
- 1 2 3 Idris, M. (2025-09-27). "Profil Dadan Hindayana, Ahli Serangga yang Jadi Kepala BGN". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-02-02.
- ↑ "SOSOK Dadan Hindayana, Alumni SMAN Cimindi yang Dilantik Presiden Jadi Kepala Badan Gizi Nasional". Tribunpriangan.com. Diakses tanggal 16 Nov 2025.
- ↑ "Profil singkat Dadan Hindayana yang menjabat Kepala Badan Gizi Nasional". ANTARANEWS. Diakses tanggal 25 September 2025.
- ↑ "Profil Tim BGN". www.bgn.go.id. Diakses tanggal 2026-02-03.
- ↑ "Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana". kumparan. Diakses tanggal 2026-06-03.
- ↑ "Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana". kumparan. Diakses tanggal 2026-06-03.
- ↑ Negara, Kementerian Sekretariat. "Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Kepada 141 Tokoh | Sekretariat Negara". www.setneg.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-03.
- ↑ LIVE:Peresmian 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta Groundbreaking 107 SPPG Polri,13/2/26, diakses tanggal 2026-02-13
- ↑ TV, Metro. "Kepala BGN Dadan Hindayana Raih People of the Year 2025". https://www.metrotvnews.com. Diakses tanggal 2026-02-03.
- ↑ "Kontroversi Pernyataan Kepala BGN Soal Minum Susu". Tempo. 30 Mei 2025 | 17.24 WIB. Diakses tanggal 2026-02-03.
- ↑ "Sejumlah Kontroversi Pernyataan Kepala BGN". Tempo. 30 Mei 2025 | 18.20 WIB. Diakses tanggal 2026-02-03.