Beranda » Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?
Posted in

Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?
Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Jakarta Aktual – 27 Juli 2026 | Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan signifikan. Menurut hasil survei yang dirilis oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), hanya 13,5 persen masyarakat yang memandang kondisi perpolitikan di bawah kendali pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada dalam koridor baik atau sangat baik. Sementara itu, 42,8 persen masyarakat menilai situasi politik nasional dalam kategori buruk atau bahkan sangat buruk.

Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun ini juga menunjukkan bahwa penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional semakin memburuk. Hanya 15,7 persen responden yang menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kategori baik atau sangat baik, sedangkan 49,4 persen menilai kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk.

Penurunan kepercayaan masyarakat ini tidak terlepas dari penilaian mereka terhadap kinerja Presiden Prabowo. Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo mengalami penurunan sekitar 30,1 poin persentase dalam kurun waktu sembilan bulan. Pada November 2025, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 81,2 persen, namun pada Juli 2026, angka tersebut turun menjadi 51,1 persen.

Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun ini merupakan alarm nyaring bagi pemerintahan Presiden Prabowo untuk segera melakukan perbaikan dalam berbagai aspek, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan penegakan hukum. Pemerintah perlu memperbaiki model pendekatan yang pas agar tujuan dan target pemerintahan Presiden Prabowo berhasil.

📖 Baca juga:
Gubernur DIY Tanggapi Penetapan Tersangka Lurah Condongcatur, Menegaskan Pentingnya Hukum

Di sisi lain, Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menilai bahwa hasil survei SMRC perlu disandingkan dengan beberapa lembaga survei lain supaya ada perbandingan yang valid terhadap kinerja Presiden Prabowo. Ia juga menekankan bahwa pemerintah terus memperbaiki tata kelola yang sudah dan sedang dilakukan, termasuk dalam perubahan di bidang fiskal.

Survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun ini menunjukkan bahwa pemerintah perlu melakukan evaluasi dan perbaikan dalam berbagai aspek untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Kesimpulan dari survei SMRC: Persepsi negatif warga soal ekonomi tertinggi dalam 7 tahun ini adalah bahwa pemerintah perlu segera melakukan perbaikan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan penegakan hukum. Pemerintah perlu memperbaiki model pendekatan yang pas agar tujuan dan target pemerintahan Presiden Prabowo berhasil. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan yang diinginkan.

📖 Baca juga:
Eropa dan Inggris Desak Israel Hentikan Penahanan Warga Palestina Tanpa Dakwaan, Lebih dari 9.000 Orang Masih Dipenjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *