Jakarta Aktual – 12 Juni 2026 | Sosok Nanik S Deyang, menangis saat dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala BGN, menjadi perhatian publik beberapa hari terakhir. Nanik Sudaryati Deyang, atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S Deyang, baru saja resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Pelantikan ini berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Nanik S Deyang merupakan lulusan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Ia menempuh pendidikan S1 di jurusan Biologi angkatan 1983 dan berhasil meraih gelar Sarjana Biologi. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Nanik melanjutkan studi S2 di Magister Ilmu Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Latar belakang pendidikan di bidang biologi dan kehutanan ini memberikan fondasi kuat baginya dalam memahami isu-isu lingkungan, sumber daya alam, dan kesehatan masyarakat yang sangat relevan dengan tugas BGN saat ini. Karier Nanik dimulai dari dunia jurnalistik. Ia pernah bekerja sebagai wartawati di Tabloid Bangkit yang berada di bawah Kelompok Kompas Gramedia.
Sosok Nanik S Deyang, menangis saat dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala BGN, menunjukkan komitmen dan dedikasi yang kuat dalam mengemban tugas baru ini. Dalam pelantikannya, Nanik mengungkap sejumlah komitmen dan janji utama dalam mengelola BGN. Ia mengaku tidak ingin lagi program yang dijalankan BGN (Makan Bergizi Gratis) membebani anggaran negara.
Sosok Nanik S Deyang, menangis saat dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala BGN, juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran tanpa mengubah atau mengurangi target sasaran MBG. Langkah ini diharapkan dapat membantu BGN dalam mengelola program-programnya dengan lebih efektif dan efisien.
Sebagai Kepala BGN, Sosok Nanik S Deyang, menangis saat dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala BGN, memiliki tugas yang cukup berat dalam menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh BGN. Namun, dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang luas, Nanik diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam mengelola BGN dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sosok Nanik S Deyang, menangis saat dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala BGN, menjadi simbol harapan bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh BGN. Dengan komitmen dan dedikasi yang kuat, Nanik diharapkan dapat membawa BGN menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.