Beranda » Saran Ekonom Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pemerintah Diminta Perbaiki Desain Subsidi
Posted in

Saran Ekonom Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pemerintah Diminta Perbaiki Desain Subsidi

Jakarta Aktual – 20 Juli 2026 | Saran ekonom agar BBM subsidi tepat sasaran [titlebase] menjadi sorotan utama dalam beberapa hari terakhir. Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai bahwa desain subsidi yang tidak tepat dapat membuat pemerintah menghadapi tekanan ganda, yaitu harga subsidi yang lebih mahal dan konsumsi subsidi yang semakin besar.

Yusuf menjelaskan bahwa solusi utama bukan sekadar mengimbau masyarakat menghemat BBM, tetapi memperbaiki desain subsidi. Prioritasnya adalah memastikan subsidi tepat sasaran melalui pembatasan penerima dan secara bertahap mengalihkan subsidi dari berbasis harga menjadi berbasis penerima manfaat.

Di samping itu, Yusuf juga menyarankan agar pemerintah membangun instrumen seperti pajak energi atau pajak karbon agar sistem subsidi menjadi lebih berkelanjutan. Saran ekonom agar BBM subsidi tepat sasaran [titlebase] ini juga didukung oleh Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda.

Nailul menjelaskan bahwa peralihan masyarakat ke BBM subsidi merupakan konsekuensi yang sulit dihindari ketika selisih harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi semakin lebar. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperbaiki desain subsidi agar tepat sasaran dan tidak banyak dinikmati oleh kelompok berpendapatan tinggi.

📖 Baca juga:
Negara Butuh Uang Cepat dari Konglomerat, Terbitlah Patriot Bond

Saran ekonom agar BBM subsidi tepat sasaran [titlebase] juga terkait dengan kebijakan harga khusus BBM diharapkan menjaga produktivitas nelayan. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan bahwa kebijakan penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) Rp 15.000 per liter bagi kapal perikanan berkapasitas 30 hingga 200 gross tonnage (GT) akan membantu menekan biaya operasional usaha penangkapan ikan.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) juga mengusulkan penyesuaian batas volume pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi setiap kendaraan. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan bahwa evaluasi terhadap besaran volume pembelian menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan di tengah meningkatnya penyalahgunaan BBM subsidi di berbagai daerah.

Saran ekonom agar BBM subsidi tepat sasaran [titlebase] ini menekankan pentingnya perbaikan desain subsidi agar tepat sasaran dan tidak banyak dinikmati oleh kelompok berpendapatan tinggi. Dengan demikian, pemerintah dapat memastikan bahwa subsidi yang diberikan tepat sasaran dan efektif dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Kesimpulan dari saran ekonom agar BBM subsidi tepat sasaran [titlebase] ini adalah bahwa pemerintah perlu memperbaiki desain subsidi agar tepat sasaran dan tidak banyak dinikmati oleh kelompok berpendapatan tinggi. Dengan demikian, pemerintah dapat memastikan bahwa subsidi yang diberikan tepat sasaran dan efektif dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

📖 Baca juga:
Admin IG BGN Hapus Postingan Ucapan Terima Kasih ke Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung usai Jadi Tersangka Korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *