Jakarta Aktual – 11 Juli 2026 | Terinspirasi dari Walt Disney yang punya Disneyland, Raffi Ahmad: RANS punya Cipungland, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Raffi Ahmad, pendiri RANS, mengungkapkan bahwa dirinya terinspirasi oleh Walt Disney dalam mengembangkan bisnisnya. Ia ingin RANS menjadi sebuah ekosistem bisnis yang mencakup berbagai lini usaha, mulai dari hiburan, produk konsumsi, makanan dan minuman, hingga taman bermain edukatif Cipungland.
Terinspirasi dari Walt Disney yang punya Disneyland, Raffi Ahmad: RANS punya Cipungland, Raffi mengatakan bahwa Cipungland adalah ide yang terinspirasi dari Walt Disney, di mana nama taman bermain itu berasal dari nama putra keduanya, Rayyanza Malik Ahmad alias Cipung. RANS juga akan menggunakan 18,64 persen dana IPO untuk membiayai proyek ekspansi wahana bermain dan belajar edukatif Cipungland.
Terinspirasi dari Walt Disney yang punya Disneyland, Raffi Ahmad: RANS punya Cipungland, RANS membidik dana segar hingga Rp429 miliar dari IPO, di mana porsi dana terbesar yaitu sekitar 37,61 persen (Rp161,5 miliar) untuk menggelar rangkaian konser skala besar yang mendatangkan musisi nasional maupun internasional. Totalnya, akan ada 16 konser yang digelar secara bertahap.
Terinspirasi dari Walt Disney yang punya Disneyland, Raffi Ahmad: RANS punya Cipungland, RANS juga akan menggunakan dana IPO untuk akuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia, pengembangan bisnis kecerdasan buatan (artificial intelligence), pelunasan utang pokok kepada BNI, serta memperkuat modal internal demi mewujudkan legacy RANS. Raffi ingin RANS menjadi sebuah perusahaan yang dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kesimpulan, RANS telah resmi melantai di BEI dan siap untuk mengembangkan bisnisnya dengan menggunakan dana IPO. Terinspirasi dari Walt Disney yang punya Disneyland, Raffi Ahmad: RANS punya Cipungland, RANS akan terus berinovasi dan mengembangkan berbagai lini usaha untuk mencapai tujuannya menjadi sebuah ekosistem bisnis yang lengkap.