Beranda » PT Samwon Jepara Resmi Tutup Per 1 Agustus, 685 Pekerja Terkena PHK: Industri Garmen di Jawa Tengah Menghadapi Tantangan
Posted in

PT Samwon Jepara Resmi Tutup Per 1 Agustus, 685 Pekerja Terkena PHK: Industri Garmen di Jawa Tengah Menghadapi Tantangan

Jakarta Aktual – 05 Agustus 2026 | PT Samwon Jepara resmi tutup per 1 Agustus, 685 pekerja terkena PHK, menjadi salah satu contoh nyata tantangan yang dihadapi industri garmen di Jawa Tengah. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi krisis serupa yang dapat meluas ke perusahaan lain. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Setya Arinugroho, menilai situasi ini sangat memprihatinkan, terutama karena industri garmen merupakan sektor yang menyerap banyak tenaga kerja.

Penutupan PT Samwon Busana Indonesia Jepara dan PT Victory Apparel Indonesia di Semarang telah mengakibatkan lebih dari 1.400 pekerja kehilangan mata pencaharian. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk mengantisipasi potensi krisis serupa agar tidak meluas ke perusahaan lain. Setya Arinugroho mendorong pemerintah untuk membangun sistem deteksi dini industri sebagai langkah preventif untuk mencegah PHK massal.

PT Samwon Jepara resmi tutup per 1 Agustus, 685 pekerja terkena PHK, karena perusahaan tersebut terus merugi dan harus melakukan pemutusan hubungan kerja. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, mengonfirmasi bahwa PT Samwon sudah tidak beroperasi lagi. Perusahaan ini telah menunaikan kewajibannya terhadap para pekerja yang terdampak PHK, dengan total 685 pekerja.

KSBSI Jawa Tengah mengaku kecewa atas keputusan pekerja terdampak PHK di PT Samwon Busana Indonesia yang menerima pesangon sebesar 0,5 kali ketentuan. Ketua Korwil KSBSI Jawa Tengah Nelson Siahaan menyebut bahwa federasi garmen tekstil telah melakukan komunikasi intensif dengan para pekerja dan menawarkan pendampingan hukum hingga ke Pengadilan Hubungan Industrial.

📖 Baca juga:
Kapolrestabes Medan Bantu Evakuasi Kecelakaan Truk Maut di Sibolangit, Empat Tewas dan Delapan Luka

Gelombang PHK berlanjut, dengan PT Samwon melakukan PHK terhadap 685 pekerjanya. Pemerintah Kabupaten Jepara mulai mendata para pekerja terdampak dan akan membantu mereka memperoleh lowongan pekerjaan baru. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, angka PHK di Jateng telah menembus 6.604 orang hingga Juli 2026, dengan industri garmen dan tekstil merupakan sektor yang paling terdampak.

Kesimpulan dari situasi PT Samwon Jepara resmi tutup per 1 Agustus, 685 pekerja terkena PHK, menunjukkan bahwa industri garmen di Jawa Tengah menghadapi tantangan serius. Perlu adanya upaya sistematis dari pemerintah dan pelaku usaha untuk mengantisipasi potensi krisis serupa dan mendukung pekerja yang terdampak PHK.

📖 Baca juga:
Sosok pasutri pemilik 7 kuda pacuan yang hangus terbakar di KMP Mutiara Sentosa II, rugi Rp 300 juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *