Jakarta Aktual – 13 Juli 2026 | Performa Argentina menurun dibandingkan Piala Dunia 2022, terlalu bergantung pada Messi. Tim asuhan Lionel Scaloni dinilai mengalami penurunan dibandingkan saat menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Meski mampu melewati fase gugur Piala Dunia 2026, Argentina dinilai belum menunjukkan permainan yang benar-benar meyakinkan.
Dalam tiga pertandingan babak gugur, La Albiceleste lebih banyak mengandalkan aksi individu Lionel Messi dibandingkan permainan kolektif yang solid. Penampilan terbaru saat mengalahkan Swiss menjadi sorotan. Argentina disebut sempat berada di bawah tekanan sebelum Swiss kehilangan Breel Embolo yang menerima kartu merah.
Performa Argentina menurun dibandingkan Piala Dunia 2022, terlalu bergantung pada Messi. Hal ini karena Argentina sekarang tampaknya sangat kekurangan pemain yang dapat membuat perbedaan tanpa bergantung pada Messi. Performa Argentina menurun dibandingkan Piala Dunia 2022, terlalu bergantung pada Messi, sehingga permainan mereka menjadi kurang solid.
Performa Argentina menurun dibandingkan Piala Dunia 2022, terlalu bergantung pada Messi. Meskipun demikian, Argentina masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki permainan mereka dan meningkatkan performa di turnamen ini. Performa Argentina menurun dibandingkan Piala Dunia 2022, terlalu bergantung pada Messi, namun dengan kerja sama dan strategi yang tepat, mereka dapat kembali menunjukkan permainan yang kuat.
Kesimpulan dari performa Argentina di Piala Dunia 2026 adalah bahwa mereka masih memiliki potensi untuk menjadi juara, namun perlu memperbaiki permainan kolektif dan tidak terlalu bergantung pada Messi. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan performa dan mencapai kesuksesan di turnamen ini.