Beranda » Penjualan PHEV Turun 10 Persen di Mei 2026, Ini yang Terlaris: Tren Kendaraan Listrik di Indonesia
Posted in

Penjualan PHEV Turun 10 Persen di Mei 2026, Ini yang Terlaris: Tren Kendaraan Listrik di Indonesia

Jakarta Aktual – 26 Juni 2026 | Penjualan PHEV turun 10 persen di Mei 2026, ini yang terlaris, menjadi sorotan utama di industri otomotif Indonesia. Meskipun mengalami penurunan, tren jangka panjang Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menunjukkan lonjakan signifikan, dengan total distribusi Januari-Mei 2026 mencapai 2.601 unit, melonjak 416,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di segmen Low Multi-Purpose Vehicle (LMPV), Toyota Avanza dan Toyota Veloz Hybrid (HEV) berhasil menguasai hampir tiga perempat pasar mobil keluarga Indonesia pada Mei 2026. Penjualan Avanza mencatatkan 3.486 unit, sedangkan Veloz HEV menyusul di posisi kedua dengan distribusi sebesar 2.378 unit.

Sementara itu, di segmen Low Sport Utility Vehicle (LSUV), Toyota Rush kembali menjadi model LSUV terlaris di Indonesia pada Mei 2026, dengan penjualan 2.704 unit. Meski demikian, penjualan Rush turun 5,8 persen dibandingkan April 2026.

Penjualan PHEV turun 10 persen di Mei 2026, ini yang terlaris, juga menunjukkan bahwa dominasi pabrikan asal China masih belum tergoyahkan di segmen ini. Chery menjadi pemain paling menonjol lewat dua model andalannya, Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH, yang konsisten berada di posisi teratas.

📖 Baca juga:
Key Bridge trial delayed: Kasus Terkait dengan Kapal Dali Dibatalkan Sementara

Penjualan PHEV turun 10 persen di Mei 2026, ini yang terlaris, merupakan indikasi bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi berbasis hybrid dengan sistem plug-in semakin meningkat. Kombinasi efisiensi bahan bakar dan fleksibilitas penggunaan menjadi salah satu faktor pendorong utama.

Penjualan PHEV turun 10 persen di Mei 2026, ini yang terlaris, juga menunjukkan bahwa tren kendaraan listrik di Indonesia mulai mendapat tempat di pasar otomotif nasional. Dengan total registrasi mobil baru naik 3,6 persen menjadi 1,15 juta unit pada Mei, segmen PHEV memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Kesimpulan, Penjualan PHEV turun 10 persen di Mei 2026, ini yang terlaris, menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia mulai beralih ke arah kendaraan listrik. Dengan lonjakan signifikan di segmen PHEV dan dominasi pabrikan asal China, tren ini diprediksi akan terus berkembang di masa depan.

📖 Baca juga:
Universitas Arizona: Masa Depan Pendidikan dan Teknologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *