Jakarta Aktual – 03 Juli 2026 | Sebuah kejadian kebakaran yang memilukan terjadi di Ngrajan, Mojosongo, Jebres, Kota Solo, ketika sepeda motor Suzuki Thunder yang mengangkut dua jeriken bahan bakar minyak (BBM) terbakar. Pemilik kabur dari lokasi kejadian, meninggalkan sepeda motor yang hangus terbakar. Api yang membesar kemudian merambat ke bagian depan sebuah bangunan, menghanguskan rumah, genset diesel, dan mesin molen.
Kobaran api sempat merambat dan menghanguskan bagian depan rumah warga yang juga menjadi tempat penyewaan alat musik dan pabrik tahu. Beruntung, petugas pemadam kebakaran yang tiba dalam waktu 10 menit berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat ke bangunan utama yang terdampak kebakaran.
Menurut Komandan Regu Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Andri, pihaknya menerima laporan kebakaran pukul 16.30 WIB. Lokasi kebakaran berada di sekitar pabrik tahu di kawasan Mojosongo. Andri menjelaskan, peristiwa bermula saat sebuah sepeda motor Suzuki Thunder yang mengangkut dua jeriken BBM mogok. Saat pengendara mencoba menghidupkan kembali motornya, muncul percikan api yang langsung menyambar jeriken.
Pemilik kabur, Suzuki Thunder gugur dalam tugas, hanguskan rumah, genset diesel, dan mesin molen, menjadi kejadian yang sangat menyedihkan. Pemilik sepeda motor yang kabur dari lokasi kejadian belum ditemukan. Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran dan identitas pemilik sepeda motor.
Pemilik kabur, Suzuki Thunder gugur dalam tugas, hanguskan rumah, genset diesel, dan mesin molen, menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan bahan bakar minyak dan menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kita harus selalu waspada dan tidak gegabah dalam menghadapi situasi darurat.
Dalam kejadian ini, Pemilik kabur, Suzuki Thunder gugur dalam tugas, hanguskan rumah, genset diesel, dan mesin molen, menunjukkan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Kita harus selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain, serta tidak gegabah dalam menghadapi situasi darurat.