Jakarta Aktual – 11 Juli 2026 | Mahfud MD ungkap kisruh Polri dan Kejagung: Setan ketemu setan, biar saling bongkar korupsinya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, dalam menyambut keberhasilan Polri dan Kejagung dalam membongkar kasus korupsi besar. Ia memuji kedua instansi tersebut atas keberhasilan mereka dan mendorong agar keduanya saling berlomba dalam pemberantasan korupsi.
Menurut Mahfud, Polri dan Kejagung telah menunjukkan kemampuan mereka dalam membongkar kasus korupsi, seperti kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kasus rasuah batu bara, Asabri, hingga Krakatau Steel. Ia berharap agar keduanya terus bekerja sama dan saling mendukung dalam pemberantasan korupsi.
Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), juga menyatakan bahwa pengusutan kasus dugaan korupsi program MBG menjadi prioritas utama. Ia menyebut proses pengusutan masih dalam tahap pemberkasan dan bahwa Kejagung dapat perintah untuk fokus menyelesaikan polemik di tengah program prioritas presiden tersebut.
Mahfud MD ungkap kisruh Polri dan Kejagung: Setan ketemu setan, biar saling bongkar korupsinya, merupakan langkah yang tepat dalam pemberantasan korupsi. Dengan saling berlomba, keduanya dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam membongkar kasus korupsi dan mempercepat proses pemberantasan korupsi di Indonesia.
Mahfud MD juga menekankan pentingnya kerja sama antara Polri dan Kejagung dalam pemberantasan korupsi. Ia berharap agar keduanya dapat terus bekerja sama dan saling mendukung dalam mengungkap kasus korupsi dan membawa pelaku korupsi ke pengadilan.
Dalam beberapa tahun terakhir, korupsi telah menjadi masalah besar di Indonesia. Banyak kasus korupsi yang telah terungkap, dan pemerintah telah berusaha untuk memberantas korupsi dengan mengambil langkah-langkah seperti meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memperkuat lembaga anti-korupsi.
Mahfud MD ungkap kisruh Polri dan Kejagung: Setan ketemu setan, biar saling bongkar korupsinya, merupakan langkah yang tepat dalam pemberantasan korupsi. Dengan saling berlomba, keduanya dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam membongkar kasus korupsi dan mempercepat proses pemberantasan korupsi di Indonesia.
Kesimpulan dari pernyataan Mahfud MD adalah bahwa pemberantasan korupsi memerlukan kerja sama dan saling mendukung antara Polri dan Kejagung. Dengan saling berlomba, keduanya dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam membongkar kasus korupsi dan mempercepat proses pemberantasan korupsi di Indonesia.