Jakarta Aktual – 20 Juli 2026 | Ketua Harian DPP Partai Ummat temui Waka DPR bahas revisi UU Pemilu merupakan langkah awal dalam membangun masa depan demokrasi Indonesia. Heikal Safar, Ketua Harian DPP Partai Ummat, bersama Sekretaris Jenderal Partai Ummat, Taufik Hidayat, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Heikal menyampaikan komitmen Partai Ummat untuk mendukung program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya revisi UU Pemilu yang akan membahas di parlemen untuk mengakomodasi kepentingan seluruh partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun yang belum lolos ke DPR.
Ketua Harian DPP Partai Ummat temui Waka DPR bahas revisi UU Pemilu ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat demokrasi Indonesia. Dengan revisi UU Pemilu yang adil dan transparan, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan meminimalkan potensi kecurangan.
Heikal juga menyoroti pentingnya memperhatikan suara rakyat yang seringkali tidak terwakili dalam proses pemilu. Ia berharap revisi UU Pemilu dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa setiap suara rakyat terhitung dan dihargai.
Dalam pertemuan tersebut, Dasco juga menyambut baik inisiatif Partai Ummat untuk membahas revisi UU Pemilu. Ia menekankan bahwa DPR akan terus bekerja sama dengan seluruh partai politik untuk memastikan bahwa revisi UU Pemilu dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif.
Ketua Harian DPP Partai Ummat temui Waka DPR bahas revisi UU Pemilu ini menunjukkan komitmen Partai Ummat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan memperkuat demokrasi Indonesia. Dengan kerja sama yang erat antara partai politik dan lembaga legislatif, diharapkan dapat menciptakan sistem pemilu yang lebih adil, transparan, dan demokratis.
Kesimpulan dari pertemuan ini adalah bahwa revisi UU Pemilu merupakan langkah penting dalam membangun masa depan demokrasi Indonesia. Dengan kerja sama yang erat antara partai politik dan lembaga legislatif, diharapkan dapat menciptakan sistem pemilu yang lebih adil, transparan, dan demokratis.