Jakarta Aktual – 27 Juni 2026 | Keluarga Nadiem gelar doa bersama menjelang pembacaan vonis, harap ada keadilan. Keluarga besar Nadiem Makarim menggelar malam solidaritas dan doa bersama di Taman Menteng, Jumat (26/6), menjelang pembacaan vonis perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu. Kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar keadilan dapat ditegakkan menjelang sidang pembacaan putusan yang dijadwalkan pada 30 Juni.
Doa bersama dihadiri keluarga besar Nadiem, kerabat dekat, serta sejumlah tokoh dari kalangan seniman, budayawan, akademisi, politikus, dan masyarakat sipil. Hadir pula belasan keluarga yang tengah menghadapi persoalan hukum sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama bagi tegaknya keadilan.
Menurut Franka Makarim, istri Nadiem, kegiatan doa bersama ini menjadi sumber kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan, terutama menjelang sidang vonis suaminya terkait kasus korupsi pengadaan Chromebook. Franka menyatakan bahwa dukungan moral yang diberikan oleh para tamu menjadi sumber kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Keluarga Nadiem gelar doa bersama menjelang pembacaan vonis, harap ada keadilan. Dalam kesempatan itu, Franka menyampaikan harapan dan doa agar majelis hakim memberikan putusan yang adil dan berharap suaminya dapat divonis bebas murni. Keluarga Nadiem gelar doa bersama menjelang pembacaan vonis, harap ada keadilan, menjadi bukti bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan memberikan apresiasi tinggi terhadap profesionalisme dan ketelitian Kejaksaan Agung dalam membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang melibatkan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Hinca menegaskan bahwa performa tim jaksa penuntut umum dalam perkara ini sangat rapi dan berbasis data yang solid.
Keluarga Nadiem gelar doa bersama menjelang pembacaan vonis, harap ada keadilan. Dalam persidangan, jaksa tuntut Nadiem 18 tahun penjara dan denda miliaran rupiah. Nadiem membantah dakwaan dan sebut tidak miliki niat jahat. Keluarga Nadiem gelar doa bersama menjelang pembacaan vonis, harap ada keadilan, menjadi momentum yang penting dalam perjuangan mereka untuk mencari keadilan.
Kesimpulan dari kegiatan doa bersama ini adalah bahwa keluarga Nadiem Makarim tidak berjuang sendirian. Mereka memiliki dukungan dari keluarga, kerabat, sahabat, dan masyarakat sipil. Keluarga Nadiem gelar doa bersama menjelang pembacaan vonis, harap ada keadilan, menjadi bukti bahwa keadilan masih bisa ditegakkan di Indonesia.