Jakarta Aktual – 03 Juni 2026 | Jay Silva, seorang petarung Mixed Martial Arts (MMA) profesional yang pernah bertarung di Ultimate Fighting Championship (UFC), Bellator MMA, KSW, dan organisasi lainnya, meninggal dunia pada usia 45 tahun. Berita ini dilaporkan oleh Fame MMA, organisasi tempat Silva terakhir kali bertarung, tanpa menyebutkan penyebab kematiannya.
Silva, yang dikenal dengan julukan ‘Da Spyda Killa’, memiliki catatan karir yang impresif dengan 12 kemenangan, 14 kekalahan, dan 1 seri. Ia pertama kali memulai karirnya di tahun 2008 dan sempat bertarung di UFC pada tahun 2009 hingga 2010, namun kalah dalam dua pertarungannya melawan CB Dollaway dan Chris Leben.
Setelah meninggalkan UFC, Silva melanjutkan karirnya di organisasi lain seperti Bellator MMA dan KSW, bahkan sempat bertarung melawan petarung terkenal seperti Hector Lombard, Kendall Grove, dan Mariusz Pudzianowski. Pertarungan terakhirnya berlangsung pada April 2025 di bawah organisasi Fame MMA, di mana ia kalah melawan Denis Labryga melalui keputusan wasit.
Kematian Silva telah menyebabkan banyak reaksi dari komunitas MMA, termasuk organisasi KSW yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan kerabat Silva. Dalam sebuah pernyataan, KSW menyatakan bahwa Silva ‘akan selamanya menjadi bagian dari sejarah federasi kami’.
Jay Silva meninggalkan warisan yang mendalam dalam dunia MMA, terutama melalui pertarungannya yang berani dan profesional. Meskipun penyebab kematiannya belum diketahui, yang jelas adalah bahwa Silva telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam hati para penggemar MMA di seluruh dunia.
Dalam beberapa hari terakhir, banyak penggemar dan rekan-rekan Silva yang menyampaikan belasungkawa dan mengenang momen-momen terbaik dalam karirnya. Ini menunjukkan bahwa Jay Silva tidak hanya dikenal sebagai seorang petarung, tetapi juga sebagai seorang yang memiliki dedikasi dan semangat untuk olahraga yang dicintainya.
Keluhan dan kenangan terus mengalir dari seluruh dunia, menunjukkan betapa besar pengaruh Jay Silva dalam komunitas MMA. Meskipun ia telah meninggalkan kita, namun ingatannya akan terus hidup dalam hati para penggemar dan rekan-rekannya.