Jakarta Aktual – 23 Juli 2026 | Istana soal Wamentan pengganti Sudaryono: Belum didiskusikan, menjadi topik hangat di kalangan pemerintahan dan masyarakat. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa pemerintah belum membahas pengganti posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut Prasetyo, pembahasan soal kursi Wamentan belum dilakukan karena pelantikan Sudaryono baru berlangsung satu hari sebelumnya.
Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S Deyang melalui Keppres Nomor 78/P Tahun 2026 di Istana Negara. Sudaryono mengisi jabatan tersebut untuk menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Istana soal Wamentan pengganti Sudaryono: Belum didiskusikan, menunjukkan bahwa pemerintah belum memiliki rencana yang jelas untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.
Prasetyo mengatakan, belum ada diskusi untuk mengisi kosongnya kursi Wamentan. Apalagi, kata dia, Sudaryono baru meninggalkan jabatan itu kemarin. Istana soal Wamentan pengganti Sudaryono: Belum didiskusikan, menunjukkan bahwa pemerintah masih dalam proses pemilihan pengganti yang tepat untuk jabatan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto diketahui resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S Deyang yang menyatakan mundur dari jabatannya. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Istana soal Wamentan pengganti Sudaryono: Belum didiskusikan, menunjukkan bahwa pemerintah masih dalam proses pemilihan pengganti yang tepat untuk jabatan tersebut. Sudaryono mengucapkan sumpah jabatan sebagai Kepala BGN dan siap menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.
Kesimpulan dari Istana soal Wamentan pengganti Sudaryono: Belum didiskusikan adalah bahwa pemerintah belum memiliki rencana yang jelas untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Menteri Pertanian. Namun, pemerintah masih dalam proses pemilihan pengganti yang tepat untuk jabatan tersebut.