Beranda » IRT asal Gianyar Tewas Terseret Arus Pantai Masceti Saat Melukat, Mohon Doanya
Posted in

IRT asal Gianyar Tewas Terseret Arus Pantai Masceti Saat Melukat, Mohon Doanya

IRT asal Gianyar Tewas Terseret Arus Pantai Masceti Saat Melukat, Mohon Doanya
IRT asal Gianyar Tewas Terseret Arus Pantai Masceti Saat Melukat, Mohon Doanya

Jakarta Aktual – 25 Juni 2026 | IRT asal Gianyar tewas terseret arus Pantai Masceti saat melukat, mohon doanya. Tragedi ini terjadi pada Rabu (24/6/2026) pagi sekitar pukul 10.40 Wita di kawasan Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali. Korban yang bernama Ni Nyoman Murtiningsih (48) warga Banjar Palak, Desa/Kecamatan Sukawati, dilaporkan hilang terseret ombak saat menjalani terapi menanam kaki di pesisir Pantai Masceti.

Korban bersama suaminya, I Made Sudiasta, mendatangi kawasan wisata Pantai Masceti sekitar pukul 10.00 Wita untuk melakukan terapi pasir. Setibanya di lokasi, korban langsung melakukan terapi dengan mengubur bagian kakinya di area pasir yang berjarak sekitar 15 meter dari bibir laut. Sudiasta kemudian meninggalkan istrinya sejenak untuk membeli teh hangat di warung terdekat yang berjarak sekitar 75 meter dari titik terapi.

Namun, karena terhalang oleh tanggul pembatas pantai, posisi warung tersebut membuat Sudiasta tidak dapat memantau langsung keberadaan istrinya. Terlebih lagi, kondisi pantai saat kejadian terbilang sepi dari kunjungan warga. Nahas, ketika Sudiasta kembali ke lokasi terapi setelah kurang lebih tiga menit ditinggal, ia mendapati sang istri sudah tidak berada di tempat semula.

Saat melemparkan pandangan ke arah perairan, ia terkejut melihat tubuh istrinya sudah mengambang di tengah laut sebelum akhirnya hilang ditelan gelombang besar. IRT asal Gianyar tewas terseret arus Pantai Masceti saat melukat, mohon doanya. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan lintas instansi, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada sore hari sekitar pukul 15.00 Wita di perairan Pantai Keramas oleh seorang wisatawan asal Australia.

IRT asal Gianyar tewas terseret arus Pantai Masceti saat melukat, mohon doanya. Penemuan mayat korban pertama kali dilaporkan sejumlah warga negara asing (WNA) yang sedang beraktivitas surfing di perairan Keramas. Melihat adanya tubuh mengambang di tengah laut, para peselancar tersebut kemudian segera mendekat dan memberikan informasi kepada petugas yang sedang mencari di sekitar lokasi.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Para peselancar sempat menggunakan papan selancar untuk membantu menahan posisi tubuh korban di tengah ombak sebelum petugas tiba di lokasi. Setelah itu, tim SAR gabungan mengevakuasi menuju daratan. Namun, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. IRT asal Gianyar tewas terseret arus Pantai Masceti saat melukat, mohon doanya.

Kesimpulan, kejadian ini merupakan peringatan bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di pantai atau tempat-tempat yang rawan bencana. IRT asal Gianyar tewas terseret arus Pantai Masceti saat melukat, mohon doanya. Kita berharap korban dapat tenang dan damai di alam baka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *