Beranda » Harga BTC Anjlok, Apa yang Terjadi di Balik Penurunan ini?
Posted in

Harga BTC Anjlok, Apa yang Terjadi di Balik Penurunan ini?

Jakarta Aktual – 25 Juni 2026 | Harga Bitcoin (btc) telah anjlok ke level terendah sejak akhir 2024, menyebabkan kekhawatiran di kalangan investor. Penurunan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk outflow dana dari Exchange-Traded Funds (ETF) dan peningkatan liquidasi di pasar kripto.

Menurut data dari CoinMarketCap, lebih dari $1,2 miliar dalam posisi kripto telah dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, dengan sekitar $903,97 juta dalam posisi long dan $297,64 juta dalam posisi short. Ini menunjukkan bahwa penurunan harga btc telah memicu gelombang liquidasi di pasar kripto.

Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan harga btc adalah outflow dana dari ETF. Menurut data dari The Kobeissi Letter, ETF btc di Amerika Serikat telah mengalami outflow sebesar $6,4 miliar dalam 30 hari terakhir, yang merupakan outflow terbesar dalam sejarah. Ini menunjukkan bahwa investor institusi telah kehilangan minat dalam btc dan memilih untuk menarik dana mereka.

Penurunan harga btc juga telah mempengaruhi harga saham perusahaan yang terkait dengan kripto, seperti Strategy (MSTR). Harga saham MSTR telah jatuh sekitar 7% dalam satu hari, sedangkan harga saham STRC, yang merupakan saham preferen MSTR, telah jatuh sekitar 14% dalam satu bulan terakhir.

📖 Baca juga:
XRP Menghadapi Tekanan Jual yang Meningkat, Apa yang Harus Diperhatikan Investor?

Menurut analis, penurunan harga btc dan saham terkait kripto dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kekhawatiran tentang inflasi, kenaikan suku bunga, dan ketidakpastian tentang regulasi kripto. Namun, beberapa analis juga percaya bahwa penurunan harga btc dapat menjadi kesempatan bagi investor untuk membeli btc dengan harga yang lebih rendah.

Untuk saat ini, harga btc masih berfluktuasi dan sulit diprediksi. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa pasar kripto masih sangat volatil dan dapat berubah dengan cepat. Investor harus tetap waspada dan melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi.

📖 Baca juga:
Buying stake in Kraken [titlebase]: Membeli Saham di Kraken, Apa yang Sebenarnya Bekerja?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *