Jakarta Aktual – 24 Juli 2026 | Dua perusahaan garmen di Jateng bangkrut, lebih dari 1.400 buruh terancam PHK, situasi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, mengungkapkan bahwa PT Victory Apparel Semarang dan PT Samwon Busana Indonesia Jepara telah menghentikan operasional bisnisnya setelah menanggung kerugian.
Menurut Aziz, kerugian yang dialami PT Samwon dan PT Victory disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk dampak Covid-19 dan kesulitan dalam mendapatkan buyer dan bahan baku. Sebelum memutuskan menutup usahanya, PT Victory dan PT Samwon telah menempuh berbagai langkah untuk mempertahankan operasional perusahaan, seperti merumahkan pekerja dan mengurangi jam kerja.
Dua perusahaan garmen di Jateng bangkrut, lebih dari 1.400 buruh terancam PHK, dan pemerintah berusaha untuk memastikan hak-hak pekerja dipenuhi. Disnakertrans Jawa Tengah bersama dinas tenaga kerja di masing-masing daerah terus memonitor proses penyelesaian PHK tersebut. Aziz menegaskan bahwa proses mediasi dengan para pekerja akan dilakukan untuk memenuhi hak-hak mereka, termasuk pesangon dan hak lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dua perusahaan garmen di Jateng bangkrut, lebih dari 1.400 buruh terancam PHK, dan situasi ini menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan pekerja di industri garmen. Pemerintah berencana untuk membantu pekerja yang terdampak dengan menyediakan pelatihan dan informasi lowongan kerja. Dua perusahaan garmen di Jateng bangkrut, lebih dari 1.400 buruh terancam PHK, dan upaya untuk memenuhi hak-hak pekerja serta membantu mereka mendapatkan pekerjaan baru terus dilakukan.
Kesimpulan dari situasi ini adalah bahwa dua perusahaan garmen di Jateng bangkrut, lebih dari 1.400 buruh terancam PHK, dan pemerintah harus berusaha untuk memastikan hak-hak pekerja dipenuhi dan membantu mereka mendapatkan pekerjaan baru. Dua perusahaan garmen di Jateng bangkrut, lebih dari 1.400 buruh terancam PHK, dan ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat untuk memastikan keberlangsungan industri garmen di Jawa Tengah.