Jakarta Aktual – 24 Juli 2026 | Danantara benahi PT Pos Indonesia usai temuan audit keuangan Rp 9 triliun merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. PT Pos Indonesia (Persero) mengalami penyesuaian pembukuan untuk periode 2023, 2024, dan 2025 sebesar Rp9 triliun sebagai bagian dari proses pembersihan dan pemulihan catatan keuangan perusahaan.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa transformasi yang dijalankan harus dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh akar persoalan perusahaan. "Kita tidak ingin sesuatu yang artifisial atau dipoles-poles. Proses ini kita lakukan untuk menjadikan perusahaan-perusahaan BUMN tangguh ke depannya," ujar Dony dalam pertemuan bersama Direktur Utama PT Pos Indonesia, Iskandar Kunaefi, di Jakarta.
Danantara benahi PT Pos Indonesia usai temuan audit keuangan Rp 9 triliun dengan memastikan proses restrukturisasi berjalan secara komprehensif. Pembenahan juga difokuskan pada penataan keuangan yang lebih efektif dan efisien untuk menekan beban biaya perusahaan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah meninjau kembali struktur pendapatan, komponen biaya, serta menerapkan model bisnis yang lebih berkelanjutan melalui sinergi antarperseroan (intercompany) guna mempercepat penurunan utang perusahaan.
Dony menegaskan bahwa seluruh langkah perbaikan harus berorientasi pada penguatan fundamental bisnis dan memiliki target yang terukur agar pelaksanaannya dapat dikawal secara konsisten. "Kalau bisnis intinya masih negatif terus, enggak ada gunanya. Fokus dulu membuat ini positif dan menurunkan cost. Jadi setiap inisiatif harus jelas targetnya, kapan selesainya, dan berapa hasilnya. Kita hanya akan mengontrol berdasarkan itu," tegasnya.
Danantara benahi PT Pos Indonesia usai temuan audit keuangan Rp 9 triliun merupakan upaya untuk memperkuat fundamental usaha, memulihkan kesehatan keuangan, serta meningkatkan daya saing agar dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi negara. Dengan demikian, Danantara benahi PT Pos Indonesia usai temuan audit keuangan Rp 9 triliun menjadi salah satu langkah penting untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.
Komitmen PT Pos Indonesia untuk memberikan layanan yang aman, andal, dan berkualitas kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Dengan Danantara benahi PT Pos Indonesia usai temuan audit keuangan Rp 9 triliun, perusahaan berharap dapat memperkuat fundamental perusahaan, memulihkan kesehatan keuangan, serta meningkatkan daya saing sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi negara.