Jakarta Aktual – 24 Juli 2026 | BGN akui kepala SPPG tak butuh motor listrik, ribuan unit siap dialihkan ke instansi lain. Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan bahwa perubahan kebutuhan operasional menjadi alasan utama motor listrik tersebut belum disalurkan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah membuka peluang pemanfaatan motor listrik oleh kementerian/lembaga lain. Meski masih tersimpan di gudang Sentul, Bogor, BGN memastikan seluruh motor listrik tidak akan terbengkalai karena pengadaannya menggunakan anggaran negara.
Menurut Agustina, pada awal perencanaan, motor listrik memang diproyeksikan sebagai kendaraan operasional bagi Kepala SPPG. Namun, setelah dilakukan evaluasi, tugas Kepala SPPG dinilai lebih banyak berfokus pada pengawasan di dalam dapur MBG sehingga tidak membutuhkan kendaraan operasional untuk mobilitas lapangan. BGN akui kepala SPPG tak butuh motor listrik, ribuan unit siap dialihkan ke instansi lain.
Beberapa kementerian dan lembaga lain berminat memanfaatkan motor listrik tersebut, dengan kajian oleh tim Presiden. BGN akui kepala SPPG tak butuh motor listrik, ribuan unit siap dialihkan ke instansi lain, sehingga motor listrik yang sudah terlanjur dibeli akan tetap dimanfaatkan, meskipun tidak semuanya untuk BGN.
Sementara itu, Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan dirinya dan keluarga tidak memiliki dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan itu disampaikan Sudaryono usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. BGN akui kepala SPPG tak butuh motor listrik, ribuan unit siap dialihkan ke instansi lain.
Sebelumnya, Nanik S Deyang, Kepala BGN sebelumnya, telah mundur dari jabatannya setelah menyampaikan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Nanik mundur karena alasan kesehatan dan ingin fokus menjalani pengobatan jantung. BGN akui kepala SPPG tak butuh motor listrik, ribuan unit siap dialihkan ke instansi lain.
Kesimpulan dari hal ini adalah bahwa BGN akui kepala SPPG tak butuh motor listrik, ribuan unit siap dialihkan ke instansi lain. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk memanfaatkan anggaran negara dengan efektif dan efisien. BGN akui kepala SPPG tak butuh motor listrik, ribuan unit siap dialihkan ke instansi lain, sehingga motor listrik yang sudah terlanjur dibeli akan tetap dimanfaatkan, meskipun tidak semuanya untuk BGN.