Beranda » Nenek Hartati Cerita Detik-Detik Dirampok Tetangga Saat Salat, Ditodong Golok Hingga Mulut Dilakban
Posted in

Nenek Hartati Cerita Detik-Detik Dirampok Tetangga Saat Salat, Ditodong Golok Hingga Mulut Dilakban

Jakarta Aktual – 05 Agustus 2026 | Nenek Hartati cerita detik-detik dirampok tetangga saat salat, ditodong golok hingga mulut dilakban

Seorang perempuan lansia bernama Hartati (61) menjadi korban perampokan di rumahnya sendiri di Cakung, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi saat korban sedang menunaikan salat dzuhur pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Korban mendengar seseorang masuk ke dalam rumah dan mengira orang tersebut adalah anaknya, tetapi yang datang ternyata pelaku M yang merupakan tetangganya sendiri. Pelaku kemudian mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam jenis golok dan korban tidak boleh teriak.

Pelaku melakban mulut, kedua tangan, dan kaki korban hingga tidak bisa bergerak. Pelaku bahkan sempat mengancam dan meminta Hartati menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharganya. Nenek Hartati cerita detik-detik dirampok tetangga saat salat, ditodong golok hingga mulut dilakban, merupakan kasus yang sangat memprihatinkan.

📖 Baca juga:
Elizabeth Smart, Pahlawan yang Berubah: Dari Korban Perampokan Hingga Atlet Angkat Besi

Dalam peristiwa perampokan tersebut, pelaku membawa lari sepasang anting emas seberat satu gram, sebuah ponsel Samsung A07, serta uang tunai senilai Rp600 ribu. Nenek Hartati cerita detik-detik dirampok tetangga saat salat, ditodong golok hingga mulut dilakban, merupakan bukti bahwa kejahatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengecam keras aksi perampokan disertai penyekapan terhadap nenek Hartati. Menurut Wibi, peristiwa tersebut bukan hanya melukai korban, tetapi juga merusak rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.

Wibi meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini, menangkap seluruh pelaku, dan memberikan hukuman yang setimpal sesuai ketentuan hukum. Nenek Hartati cerita detik-detik dirampok tetangga saat salat, ditodong golok hingga mulut dilakban, harus menjadi perhatian serius bagi kita semua.

Kasus ini juga menunjukkan pentingnya kewaspadaan warga dan pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling). Nenek Hartati cerita detik-detik dirampok tetangga saat salat, ditodong golok hingga mulut dilakban, merupakan contoh kasus kejahatan yang dapat dicegah dengan kewaspadaan dan kerja sama masyarakat.

📖 Baca juga:
Pilu H-1 Hari Anak, Bocah 14 Tahun Tulang Punggung Keluarga di Bangka Selatan Tewas Ditikam Tetangga

Dalam kesimpulan, kasus perampokan terhadap nenek Hartati merupakan bukti bahwa kejahatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Nenek Hartati cerita detik-detik dirampok tetangga saat salat, ditodong golok hingga mulut dilakban, harus menjadi perhatian serius bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan dan kerja sama masyarakat dalam mencegah kejahatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *