Jakarta Aktual – 30 Juli 2026 | Harga Pertamax berpotensi turun? Ini perhitungan dari Kementerian ESDM yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghitung keekonomian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di tengah naik dan turunnya harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik.
Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan bahwa perhitungan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan biaya pokok penyediaan (BPP) Pertamina beserta margin keuntungan yang wajar. "Jadi nanti akan dihitung BPP (biaya pokok penyediaan)-nya Pertamina ditambah keuntungan. Nanti kami dari Kementerian ESDM akan mencoba melihat kira-kira harga yang ini keekonomiannya bagaimana," ujar Yuliot.
Lebih lanjut, Yuliot mengingatkan bahwa harga Pertamax dipengaruhi oleh harga minyak dunia. Untuk harga pasar, kata Yuliot, tingkat ketidakpastian atau fluktuasi harga terlihat cukup tinggi akibat dinamika geopolitik yang saat ini berlangsung. Oleh karena itu, Kementerian ESDM akan menghitung rata-rata dari harga minyak dunia.
Apabila menunjukkan penurunan dibandingkan periode-periode sebelumnya, Yuliot membuka kemungkinan Pertamina akan menurunkan harga Pertamax. "Kalau potensi nanti ini harga minyak secara rata-rata turun, ya tentu dari Pertamina akan menyesuaikan harga," kata Yuliot. Harga Pertamax berpotensi turun? Ini perhitungan dari Kementerian ESDM yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
Harga Pertamax berpotensi turun? Ini perhitungan dari Kementerian ESDM yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Kementerian ESDM menghitung rata-rata harga minyak dunia sebagai dasar evaluasi harga BBM nonsubsidi. Apabila tren harga minyak menunjukkan penurunan dibandingkan periode sebelumnya, Pertamina berpeluang melakukan penyesuaian harga Pertamax.
Harga Pertamax berpotensi turun? Ini perhitungan dari Kementerian ESDM yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Harga minyak dunia turun lebih dari 2 persen pada perdagangan Selasa (28/7), dengan harga minyak mentah acuan Brent anjlok di bawah 84 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juli.
Kesimpulan dari perhitungan Kementerian ESDM ini adalah bahwa harga Pertamax berpotensi turun jika harga minyak dunia terus menurun. Harga Pertamax berpotensi turun? Ini perhitungan dari Kementerian ESDM yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Masyarakat harus terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan kebijakan pemerintah untuk mengetahui kemungkinan penyesuaian harga Pertamax.