Beranda » Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi Masyarakat Sipil Harus Terus Mengawal
Posted in

Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi Masyarakat Sipil Harus Terus Mengawal

Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi Masyarakat Sipil Harus Terus Mengawal
Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi Masyarakat Sipil Harus Terus Mengawal

Jakarta Aktual – 28 Juli 2026 | Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi perlu dijaga dan diperkuat agar tidak tergerus oleh berbagai tantangan. Menurut Dino Patti Djalal, demokrasi Indonesia masih berfungsi dengan baik setelah hampir tiga dekade reformasi, namun perlu diingat bahwa demokrasi bisa mati tanpa kudeta militer. Hal ini disebabkan oleh ambisi kekuasaan dan intervensi lembaga tinggi negara yang bisa menghambat demokrasi.

Dino Patti Djalal menekankan pentingnya masyarakat sipil dalam menjaga stabilitas demokrasi. Masyarakat sipil harus terus memberikan kritik dan masukan kepada para pemegang kekuasaan agar demokrasi tetap sehat. Selain itu, institusi negara harus berfungsi dengan baik agar demokrasi tidak bergantung pada figur pemimpin yang kuat.

Di sisi lain, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga menyatakan bahwa demokrasi bisa mati tanpa kudeta militer. Menurutnya, demokrasi mati perlahan-lahan melalui ambisi kekuasaan dan intervensi lembaga tinggi negara. Hasto mencontohkan putusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah syarat usia minimal calon presiden dan wakil presiden sebagai contoh intervensi lembaga tinggi negara yang bisa menghambat demokrasi.

Dalam menjaga demokrasi, Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi perlu diingat bahwa demokrasi bisa mati tanpa kudeta militer. Oleh karena itu, masyarakat sipil harus terus mengawal dan menjaga demokrasi agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

📖 Baca juga:
Keuskupan Desak Dilakukan Investigasi: Mengevaluasi Kebijakan Pengerahan Pasukan di Intan Jaya

Dalam beberapa kasus, demokrasi juga bisa mati karena kurangnya check and balances dalam kehidupan politik. Hal ini bisa menyebabkan kekuasaan absolute dan menghambat demokrasi. Dino Patti Djalal menekankan pentingnya check and balances dalam menjaga demokrasi.

Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi perlu diingat bahwa demokrasi bisa mati tanpa kudeta militer. Oleh karena itu, masyarakat sipil harus terus mengawal dan menjaga demokrasi agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Dalam beberapa kasus, demokrasi juga bisa mati karena kurangnya check and balances dalam kehidupan politik.

Menurut Dino Patti Djalal, demokrasi Indonesia masih berfungsi dengan baik, namun perlu diingat bahwa demokrasi bisa mati tanpa kudeta militer. Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi perlu dijaga dan diperkuat agar tidak tergerus oleh berbagai tantangan. Dalam beberapa kasus, demokrasi juga bisa mati karena kurangnya check and balances dalam kehidupan politik.

Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa demokrasi Indonesia masih berfungsi dengan baik, namun perlu diingat bahwa demokrasi bisa mati tanpa kudeta militer. Dino Patti Djalal: Demokrasi Indonesia masih berfungsi, tapi perlu dijaga dan diperkuat agar tidak tergerus oleh berbagai tantangan. Masyarakat sipil harus terus mengawal dan menjaga demokrasi agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

📖 Baca juga:
Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 Per Liter Mulai 10 Juni 2026, Pemerintah Siap Menghadapi Dampaknya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *