Jakarta Aktual – 19 Juli 2026 | Motif WNA Singapura cekik pacarnya asal Tegal: Tidak mau diputuskan, menjadi kasus pembunuhan berdarah dingin yang menghebohkan di Bali. Muhammad Zulhelmi bin Muhammad Nadzlie alias MZ (25), warga negara asing (WNA) asal Singapura, ditangkap atas pembunuhan terhadap kekasihnya, Angelica Suherman alias AS (26) asal Tegal, Jawa Tengah, di Denpasar, Bali.
Kasus ini terungkap setelah adik korban, Reza Ananda Saputra (22), menemukan jenazah Angelica dalam kamar kos di Jalan Mekar II, Pedungan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. Reza mendatangi rumah kos karena ponsel kakaknya tidak dapat dihubungi, dan menemukan kondisi kamar yang berantakan serta bau busuk yang menyengat.
MZ yang tak terima diputuskan oleh Angelica setelah berulang kali tertangkap basah selingkuh, mencekik korban hingga tewas. Motif WNA Singapura cekik pacarnya asal Tegal: Tidak mau diputuskan, ini menjadi alasan utama kasus pembunuhan ini. Pelaku kemudian menutupi jasad korban menggunakan karpet lantai dan tumpukan boneka di dalam kamar, lalu kabur meninggalkan lokasi.
Polisi bergerak cepat menangkap MZ tiga jam setelah penemuan mayat. Kasus ini menjadi perhatian serius karena motif WNA Singapura cekik pacarnya asal Tegal: Tidak mau diputuskan, menunjukkan bahwa kekerasan dalam hubungan asmara dapat berakhir dengan tragis.
Angelica Suherman (26) ditemukan tewas membusuk dalam kamar kos di Jalan Mekar II Blok A 12, Pedungan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. Polisi telah menangkap pelaku di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, dan kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Motif WNA Singapura cekik pacarnya asal Tegal: Tidak mau diputuskan, menjadi kasus yang mengingatkan kita akan bahaya kekerasan dalam hubungan asmara. Kasus ini juga menunjukkan bahwa motif WNA Singapura cekik pacarnya asal Tegal: Tidak mau diputuskan, dapat berakhir dengan tragis jika tidak diatasi dengan baik.