Beranda » Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase]
Posted in

Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase]

Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase]
Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase]

Jakarta Aktual – 11 Juli 2026 | Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase] menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan beredar di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Masjid Nurul Amal, Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Kamis (9/7) sekitar pukul 05.30 WIB.

Seorang lansia berusia 74 tahun berinisial MS dianiaya pelaku berinisial IM (40) saat sedang memegang dan membaca Al-Qur'an. Peristiwa bermula ketika pria berinisial IM diduga marah-marah di dalam masjid dan menghampiri korban. "Ini masjid, Mas. Sabar, tahu kan?" ujar korban berusaha menenangkan. "Iya sudah, biasa aja," jawab pria yang diduga sebagai pelaku, sementara jemaah lain turut berusaha menenangkannya.

Namun, situasi tidak mereda. Korban mengaku ditanduk oleh IM hingga gigi tanam permanen di bagian atasnya terlepas. Korban juga mengalami luka memar pada bibir. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sukmajaya. Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut saat dikonfirmasi, Jumat (10/7).

Hendra menjelaskan, IM diduga mendatangi korban, MS, yang saat itu sedang mengaji di dalam masjid. Keduanya disebut sebelumnya pernah memiliki persoalan. "Korban didatangi oleh terlapor. Terlapor mengatakan tidak terima dikatakan beraninya dengan kakek-kakek. Maka terlapor menyuruh korban supaya memanggil anaknya, suruh berkelahi dengan terlapor," ujar Hendra.

📖 Baca juga:
Terungkap Otak Penyerangan Bom Molotov di Rest Area Banyudono Boyolali, 4 Pendekar Ditangkap

Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase] ini menjadi perhatian publik setelah video tersebut beredar. Dalam video tersebut, korban tampak memegang Al-Qur'an ketika seorang pria menghampirinya sambil melontarkan kata-kata bernada marah. Adu mulut sempat terjadi sebelum sejumlah jemaah yang berada di lokasi berusaha melerai keduanya.

Korban mengaku bahwa pelaku mendatanginya dan mengaku tidak terima atas ucapan korban sebelumnya. Pelaku kemudian menantang anak korban untuk berkelahi. Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menanduk kepala korban hingga mengenai wajahnya. Akibat tindakan kekerasan tersebut, gigi korban terlepas.

Kasus Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase] ini masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian telah menerima laporan dan sedang memprosesnya. Korban telah membuat laporan di Polsek Sukmajaya Kota Depok.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kesabaran dan menghindari tindakan kekerasan. Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase] ini juga menunjukkan bahwa kekerasan dapat terjadi di mana saja, bahkan di tempat-tempat ibadah.

📖 Baca juga:
Cik Oboy yang Dijemput Paksa Polisi Jadi Tersangka Investasi Bodong, Ratusan Korban Rugi Miliaran

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa kita harus selalu menjaga kesabaran dan menghindari tindakan kekerasan. Lansia di Depok dianiaya saat ngaji di masjid, giginya patah [titlebase] ini menjadi contoh bahwa kekerasan dapat memiliki konsekuensi yang serius dan dapat mempengaruhi hidup orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *