Beranda » Gus Ipul Pastikan Tak Akan Masuk Bursa Ketum PBNU di Muktamar NU 2026, Apa Alasannya?
Posted in

Gus Ipul Pastikan Tak Akan Masuk Bursa Ketum PBNU di Muktamar NU 2026, Apa Alasannya?

Jakarta Aktual – 06 Juli 2026 | Gus Ipul pastikan tak akan masuk bursa ketum PBNU di Muktamar NU 2026 [titlebase] karena merasa tidak memiliki kapasitas untuk mengambil peran tersebut. Sekretaris Jenderal (Sekjen) NU Saifullah Yusuf berharap dirinya tidak dicalonkan untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) PBNU baru dalam pemilihan di Muktamar ke-35 PBNU. Pria yang karib dipanggil Gus Ipul menegaskan, dia juga tidak akan mencalonkan diri untuk menjadi Ketum PBNU.

Gus Ipul pastikan tak akan masuk bursa ketum PBNU di Muktamar NU 2026 [titlebase] karena masih banyak tokoh-tokoh yang lebih pantas dan potensial dibandingkan darinya untuk menyandang gelar Ketum PBNU. Menurut Gus Ipul, masih banyak yang lebih pantas lah. Banyak yang lebih pantas. Itu saja sudah.

Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), muncul dorongan dari sejumlah fungsionaris di tingkat wilayah dan cabang yang menghendaki adanya perubahan menyeluruh dalam kepengurusan PBNU periode berikutnya. Aspirasi tersebut disebut mulai mengemuka dalam berbagai komunikasi informal yang berlangsung di sela-sela Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) NU di Ploso, Kediri, pada 20–22 Juni 2026.

Gus Ipul pastikan tak akan masuk bursa ketum PBNU di Muktamar NU 2026 [titlebase] karena ingin memberikan kesempatan kepada yang lain. Menurutnya, kejenuhan terhadap konflik yang terjadi di level elite organisasi menjadi salah satu faktor yang mendorong munculnya aspirasi perubahan tersebut. Mereka lelah memikul beban perseteruan elite PBNU yang dampaknya mengganggu kinerja dan kepercayaan jam’iyyah di wilayah, cabang hingga ranting dan jama’ah.

📖 Baca juga:
Tragedi Selamatkan Remaja Tenggelam, Dua Petugas Meninggal: Kronologi dan Pengorbanan

Gus Ipul pastikan tak akan masuk bursa ketum PBNU di Muktamar NU 2026 [titlebase] karena ingin menjaga keutuhan dan kesatuan organisasi. Menurutnya, perubahan total dalam kepengurusan PBNU periode mendatang sangat dibutuhkan. Sekitar 80 persen PWNU menginginkan perubahan total dalam kepengurusan PBNU pada periode mendatang.

Kesimpulan dari pernyataan Gus Ipul adalah bahwa dia tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketum PBNU dan berharap tidak dicalonkan oleh pihak lain. Gus Ipul pastikan tak akan masuk bursa ketum PBNU di Muktamar NU 2026 [titlebase] karena ingin memberikan kesempatan kepada yang lain dan menjaga keutuhan organisasi.

📖 Baca juga:
Polri Mutasi Beberapa Jabatan di Polda Metro Jaya, Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *