Jakarta Aktual – 05 Juli 2026 | Alasan Bonatua tetap minta salinan ijazah Jokowi ke Dispersip Solo, ternyata tak hanya cari dokumen [titlebase]. Bonatua Silalahi, seorang pengamat kebijakan publik, telah mengungkap alasan di balik tindakannya yang tetap meminta salinan ijazah mantan Presiden Joko Widodo di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Solo, Jawa Tengah. Menurut kuasa hukum Bonatua, Ahmad Zaki, Bonatua menilai Dispersip seharusnya menyimpan arsip tersebut karena memiliki nilai sejarah bagi Kota Solo.
Bonatua mengajukan permohonan salinan ijazah kepada Dispersip Kota Solo melalui mekanisme keterbukaan informasi publik. Permohonan tersebut kemudian berkembang menjadi sengketa informasi yang kini masih diproses di Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah. Bonatua berpandangan bahwa arsip ijazah Joko Widodo semestinya menjadi bagian dari dokumen penting yang tersimpan di Dispersip Kota Solo, karena Jokowi pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo sekaligus menjadi Presiden Republik Indonesia.
Alasan Bonatua tetap minta salinan ijazah Jokowi ke Dispersip Solo, ternyata tak hanya cari dokumen [titlebase], tetapi juga untuk membuktikan bahwa ijazah tersebut memiliki nilai sejarah yang penting. Bonatua ingin membuktikan bahwa Dispersip Kota Solo seharusnya menyimpan arsip tersebut, dan bukan hanya sebagai dokumen biasa. Dengan demikian, Alasan Bonatua tetap minta salinan ijazah Jokowi ke Dispersip Solo, ternyata tak hanya cari dokumen [titlebase], tetapi juga untuk memastikan bahwa dokumen tersebut tersimpan dengan baik dan dapat diakses oleh masyarakat.
Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah telah melakukan pemeriksaan fisik ijazah Jokowi di Dispersip Kota Solo, sebagai bagian dari proses persidangan sengketa informasi. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk membuktikan apakah Dispersip Kota Solo benar-benar tidak memiliki arsip ijazah Jokowi, atau apakah ada kesalahan dalam pengelolaan dokumen. Dengan Alasan Bonatua tetap minta salinan ijazah Jokowi ke Dispersip Solo, ternyata tak hanya cari dokumen [titlebase], KIP Jawa Tengah ingin memastikan bahwa prinsip keterbukaan informasi publik dapat terjamin.
Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa Alasan Bonatua tetap minta salinan ijazah Jokowi ke Dispersip Solo, ternyata tak hanya cari dokumen [titlebase], tetapi juga untuk memastikan bahwa dokumen tersebut memiliki nilai sejarah yang penting dan dapat diakses oleh masyarakat. Dengan demikian, penting bagi lembaga-lembaga pemerintah untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen penting dapat tersimpan dengan baik dan dapat diakses oleh masyarakat, sehingga prinsip keterbukaan informasi publik dapat terjamin.