Beranda » Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf, Kasus Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf
Posted in

Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf, Kasus Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf

Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf, Kasus Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf
Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf, Kasus Mark Lee Dikritik Usai Pakai Kaus Berlogo Rasis, Agensi Minta Maaf

Jakarta Aktual – 25 Juni 2026 | Mark Lee dikritik usai pakai kaus berlogo rasis, agensi minta maaf [titlebase] setelah ia mengenakan kaus bergambar bendera Konfederasi yang dianggap simbol rasisme dan perbudakan di Amerika Serikat. Agensi Upper Room meminta maaf, menjelaskan pemilihan kaus dilakukan karena alasan estetika vintage tanpa memahami makna historis simbol tersebut.

Kontroversi ini muncul di tengah langkah baru Mark di bawah label Upper Room. Unggahan yang awalnya disambut antusias oleh penggemar justru berubah menjadi perdebatan setelah sejumlah warganet menilai pemilihan busana Mark tidak sensitif terhadap isu rasis yang masih menjadi perhatian di Amerika Serikat.

Mark Lee dikritik usai pakai kaus berlogo rasis, agensi minta maaf [titlebase] menyebabkan Upper Room segera angkat bicara. Pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf atas kontroversi yang muncul akibat pemilihan kaus dalam foto tersebut.

Menanggapi kontroversi tersebut, Upper Room yang merupakan label baru Mark segera merilis pernyataan resmi. "Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan kekecewaan yang ditimbulkan oleh kaus vintage yang terlihat dalam foto yang baru-baru ini dibagikan. Pakaian tersebut dipilih semata-mata sebagai item fesyen vintage," tulis Upper Room melalui Story Instagram pada Selasa (23/6/2026).

📖 Baca juga:
Kasus Henry Nowak: Pembunuhan Mahasiswa yang Menimbulkan Kegaduhan di Southampton

Mark Lee dikritik usai pakai kaus berlogo rasis, agensi minta maaf [titlebase] karena pemilihan kaus yang dilakukan karena alasan estetika vintage tanpa memahami makna historis simbol tersebut. Setelah menyadari latar belakang sejarahnya, mereka lalu menegaskan akan berupaya memastikan simbol itu tidak terlihat dalam konten resmi yang dirilis.

Kasus Mark Lee dikritik usai pakai kaus berlogo rasis, agensi minta maaf [titlebase] ini menimbulkan perdebatan di media sosial. Sementara itu, Upper Room merupakan label independen yang didirikan oleh Mark Lee untuk menaungi aktivitas solonya setelah keluar dari NCT.

Mark Lee dikritik usai pakai kaus berlogo rasis, agensi minta maaf [titlebase] menyebabkan Upper Room dan artisnya dengan tegas menolak serta tidak menoleransi rasisme, kebencian, diskriminasi, maupun segala bentuk intoleransi. Mereka berjanji akan merombak prosedur internal dalam pemilihan wardrobe dan persetujuan konten agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kesimpulan dari kasus Mark Lee dikritik usai pakai kaus berlogo rasis, agensi minta maaf [titlebase] ini adalah bahwa pentingnya kesadaran dan pemahaman akan makna simbol-simbol yang digunakan dalam konten. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *