Beranda » Kronologi Camat di Bengkulu Ngamuk Pecahkan Kaca Meja Sekolah, Tak Terima Nilai TKA Anaknya Rendah
Posted in

Kronologi Camat di Bengkulu Ngamuk Pecahkan Kaca Meja Sekolah, Tak Terima Nilai TKA Anaknya Rendah

Kronologi Camat di Bengkulu Ngamuk Pecahkan Kaca Meja Sekolah, Tak Terima Nilai TKA Anaknya Rendah
Kronologi Camat di Bengkulu Ngamuk Pecahkan Kaca Meja Sekolah, Tak Terima Nilai TKA Anaknya Rendah

Jakarta Aktual – 07 Juni 2026 | Kronologi camat di Bengkulu ngamuk pecahkan kaca meja sekolah, tak terima nilai TKA anaknya rendah, menjadi sorotan masyarakat Bengkulu Selatan. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 29 Mei 2026, di SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan. Seorang camat yang tidak terpuaskan dengan hasil tes kemampuan akademik (TKA) anaknya, bernama TA, melakukan tindakan yang tidak terpuji dengan menghancurkan meja kaca di sekolah.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Selatan, Susmanto, camat tersebut memang merasa tidak puas dengan hasil TKA anaknya dan kemudian melakukan tindakan yang merusak properti sekolah. “Iya, dia ini salah seorang camat, jadi merasa ada yang kurang puas dengan hasil tes TKA anaknya dia marah lalu merusak properti sekolah,” kata Susmanto.

Kronologi camat di Bengkulu ngamuk pecahkan kaca meja sekolah, tak terima nilai TKA anaknya rendah, ini menunjukkan bahwa tindakan camat tersebut tidak dapat diterima. Pihak sekolah dan pemerintah daerah telah mengambil tindakan dengan memerintahkan inspektorat untuk memeriksa camat tersebut.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1, Liasrawati, dalam penjelasannya melalui surat laporan ke inspektorat menyebutkan, memang benar wali murid inisial TA pada Jumat, 29 Mei 2026, mendatangi SMP Negeri 1, Bengkulu Selatan. “Bapak TA masuk ke ruang staf Tata Usaha (TU) bersalaman dengan guru-guru dan para staf TU yang ada di ruang. Setelah selesai bersalaman bapak TA dipersilahkan duduk di kursi tamu ruang TU. Kemudian dia menanyakan keberadaan kepala sekolah, kebetulan saya tidak berada di tempat saat itu,” tulis Liasrawati.

Kronologi camat di Bengkulu ngamuk pecahkan kaca meja sekolah, tak terima nilai TKA anaknya rendah, ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa tindakan yang tidak terpuji tidak dapat diterima. Pemerintah daerah dan pihak sekolah telah mengambil tindakan yang tepat dengan memeriksa camat tersebut dan memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Dalam kesimpulan, kronologi camat di Bengkulu ngamuk pecahkan kaca meja sekolah, tak terima nilai TKA anaknya rendah, menunjukkan bahwa tindakan yang tidak terpuji tidak dapat diterima. Pemerintah daerah dan pihak sekolah telah mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *