Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Zona Wadati–Benioff

Zona Wadati-Benioff atau zona Benioff-Wadati atau zona Benioff atau zona seismik Benioff merupakan zona planar dari gempa bumi yang berasosiasi dengan batas lempeng subduksi. Terutama bagian lempeng yang menunjam dan masuk dibawah lempeng lain. Ketika lempeng ini bergerak masuk maka akan dihasilkan gempa bumi dengan letak hiposentrum yang beragam. Gempa bumi ini muncul di zona-zona lemah sepanjang slab lempeng yang masuk. Apabila posisi hiposentrum gempa bumi tektonik yang terjadi di zona subduksi ini dipetakan, maka geometri dari slab yang masuk dapat direkonstruksikan. Sehingga dari segi sudut kemiringan yang dibentuk oleh slab lempeng yang masuk dengan slab lempeng yang ditunjam dapat terlihat apakah masih landai atau sudah curam. Selain itu panjang dari slab lempeng yang masuk juga dapat diperkirakan. Dengan mengetahui zona Wadati-Benioff dari suatu zona subduksi maka magnitude dan hiposentrum gempa bumi tektonik yang terjadi dapat diperkirakan.

Wikipedia article
Diperbarui 21 Desember 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Zona Wadati–Benioff
Sebuah diagram Zona Wadati–Benioff, dari Survei Geologi Amerika Serikat

Zona Wadati-Benioff atau zona Benioff-Wadati atau zona Benioff atau zona seismik Benioff merupakan zona planar dari gempa bumi yang berasosiasi dengan batas lempeng subduksi. Terutama bagian lempeng yang menunjam dan masuk dibawah lempeng lain. Ketika lempeng ini bergerak masuk maka akan dihasilkan gempa bumi dengan letak hiposentrum yang beragam. Gempa bumi ini muncul di zona-zona lemah sepanjang slab lempeng yang masuk. Apabila posisi hiposentrum gempa bumi tektonik yang terjadi di zona subduksi ini dipetakan, maka geometri dari slab yang masuk dapat direkonstruksikan. Sehingga dari segi sudut kemiringan yang dibentuk oleh slab lempeng yang masuk dengan slab lempeng yang ditunjam dapat terlihat apakah masih landai atau sudah curam. Selain itu panjang dari slab lempeng yang masuk juga dapat diperkirakan. Dengan mengetahui zona Wadati-Benioff dari suatu zona subduksi maka magnitude dan hiposentrum gempa bumi tektonik yang terjadi dapat diperkirakan.

Secara garis besar, sudut kemiringan yang dibentuk oleh slab lempeng yang masuk atau menunjam dengan slab lempeng yang ditunjam, dikontrol oleh gaya buoyancy negative dari slab lempeng yang masuk dan gaya yang muncul dari aliran material astenosfer. Umur dari kerak bumi yang memebentuk zona subduksi juga ikut berpengaruh. Apabila slab lempeng yang menunjam merupakan litosfer muda maka sudut kemiringan yang dibentuk masih kecil atau landai. Hal ini berkaitan dengan sifat dari litosfer muda yang belum begitu dingin dan lebih ringan. Sehingga bagian slab yang masuk belum begitu banyak. Namun apabila slab lempeng yang menunjam merupakan litosfer tua maka sudut kemiringannya cenderung curam. Karena materialnya jauh lebih dingin dan lebih berat. Selain itu sudut kemiringan juga dapat memperlihatkan usia dari zona subduksi. Semakin tua maka sudut kemiringannya semkain besar. Besarnya sudut kemiringan zona Wadati-Benioff berkisar antara 30° - 60°. Sedangkan panjangnya dari permukaan sekitar 670 km.

Referensi

Lowrie, William.2007.Fundamentals of Geophysics.2nd ed. Cambridge: Cambridge University Press.

Pranala

(Inggris) Wadati-Benioff Zone

Pranala luar

(Inggris) Benioff Zone

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Laut Maluku

Laut di Indonesia yang terhubung dengan Samudra Pasifik

Gempa bumi

getaran permukaan bumi disebabkan pelepasan energi secara tiba-tiba di kerak

Tektonika lempeng

Pergerakan litosfer bumi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026