Yves Rocher adalah perusahaan kosmetik asal La Gacilly, Prancis yang didirikan pada tahun 1959 oleh pebisnis Yves Rocher. Perusahaan ini memproduksi produk kecantikan dan perawatan berbasis herbal. Saat ini, Yves Rocher telah memiliki sekitar 1.600 toko yang beroperasi di lebih dari 90 negara dan mempekerjakan sekitar 13.500 orang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Yves Rocher adalah perusahaan kosmetik asal La Gacilly, Prancis yang didirikan pada tahun 1959 oleh pebisnis Yves Rocher.[1] Perusahaan ini memproduksi produk kecantikan dan perawatan berbasis herbal.[1] Saat ini, Yves Rocher telah memiliki sekitar 1.600 toko yang beroperasi di lebih dari 90 negara dan mempekerjakan sekitar 13.500 orang.[2]
Yves Rocher turut menjadi salah satu anggota Responsible Beauty Initiative (RBI) yang merupakan inisiatif sektoral yang bertujuan untuk meningkatkan berkelanjutan seluruh rantai pasok produk.[3]
Yves Rocher melalui Yves Rocher Foundation berkomitmen dalam mendukung keanekaragaman hayati[4] dengan telah menanam 100 juta pohon dari tahun 2007 hingga 2020 di 35 negara.[5] Upaya perlindungan biodiversitas juga dibuktikan melalui pembangunan kebun botani Jardin botanique de La Gacilly di Prancis dan menjalin kerja sama dengan Bird Protection League (LPO) sejak tahun 2008,[6] serta meningkatkan porsi pembangkit listrik dan panas dari sumber terbarukan.[7]
Tercatat pada tahun 2021, sistem hemat energi yang diinisiasi perusahaan Yves Rocher berhasil menghindari emisi sebesar 1.394 ton CO2 dan 14.228 ton CO2 sejak dipasang.[7] Selain itu, perusahaan Yves Rocher membeli dua traktor armada listrik untuk transportasi antar lokasi di La Gacilly pada tahun 2019. Lokasi-lokasi ini dilengkapi dengan listrik terbarukan dan telah mereduksi dampak emisi transportasi nyaris sebesar 12 ton CO2 per tahun.[7]
Dalam usaha penguragan plastik, Yves Rocher mengembangkan solusi yang disesuaikan dengan setiap jenis produknya: