Yudaisme Helenistik adalah sebuah aliran Yudaisme pada zaman kuno yang memadukan tradisi keagamaan Yahudi dengan unsur-unsur budaya Yunani. Sampai kejatuhan Kekaisaran Romawi dan penaklukan Mediteriania Timur oleh Muslim, pusat-pusat utama Yudaisme Helenistik adalah Aleksandria (Mesir) dan Antiokhia, dua pemukiman perkotaan Yunani utama dari wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, keduanya didirikan pada akhir abad ke-4 SM saat penaklukan Aleksander Agung. Yudaisme Helenistik juga timbul di Yerusalem pada Zaman Bait Allah Kedua, di mana terjadi konflik antara Heleniser dan tradisionalis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Yudaisme Helenistik adalah sebuah aliran Yudaisme pada zaman kuno yang memadukan tradisi keagamaan Yahudi dengan unsur-unsur budaya Yunani. Sampai kejatuhan Kekaisaran Romawi dan penaklukan Mediteriania Timur oleh Muslim, pusat-pusat utama Yudaisme Helenistik adalah Aleksandria (Mesir) dan Antiokhia (sekarang Turki Selatan), dua pemukiman perkotaan Yunani utama dari wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, keduanya didirikan pada akhir abad ke-4 SM saat penaklukan Aleksander Agung. Yudaisme Helenistik juga timbul di Yerusalem pada Zaman Bait Allah Kedua, di mana terjadi konflik antara Heleniser dan tradisionalis (terkadang disebut Yudaiser).
| Sumber pustaka mengenai Hellenistic Judaism |