Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
|
Halaman arsip Warung Kopi | |||||||||||
| Kebijakan Arsip · Terkini |
Usulan Arsip · Terkini |
Teknis Arsip · Terkini |
Bahasa Arsip · Terkini |
Berita Arsip · Terkini |
Lain-lain Arsip · Terkini | ||||||
Saya udah lama ga browsing2 wiki, eh baru tau ternyata beberapa waktu lalu ada "ribut2" kecil tentang penghapusan artikel finalis Mamamia Show. Yang menghapus (pengurus) beranggapan para finalis mamamia tidak layak dibuat artikel karena belom mempunyai album, sedang yang mendukung menganggap mereka layak karena tidak mudah menjadi finalis mamamia show, ditambah pula finalis acara sejenis (Indonesian Idol) kok boleh memiliki artikel sendiri.
Setelah saya lihat ternyata benar para finalis indonesian idol masih memiliki artikel sendiri dan mereka pun belum memiliki album (kecuali album bersama). Misalnya ini, ini, ini, ini, ini, ini, ini, ini dan ini.
Kalau menurut saya mereka semua (finalis indonesian idol dan mamamia) layak dibuat artikel sendiri. Karena tidak mudah untuk menjadi finalis kedua acara itu. Kalaupun tidak semua finalis, setidaknya 3 atau 5 besar cukup layak. Mereka juga cukup mendapat perhatian nasional karena disiarkan tv nasional, bahkan kompas juga pernah membahas acara ini, misal: ini dan ini. Kalau ada unsur vanity, cukup di hapus bagian yg vanity, kalau terlalu singkat ya di beri tag stub.
Demikian pendapat saya, gimana pendapat yg lain? -- ERd ► 08:12, 22 Desember 2008 (UTC)
Kayaknya ini dulu udah pernah diputuskan ya? Bener yang kata Gombang 3 atau 5 besar aja cukup. Dimana ya halaman yang memutuskan itu. Ada yang ingat? --Andri.h (bicara) 12:55, 22 Desember 2008 (UTC)
Bisa saja. Tapi saya pikir ini perlu diskusi lebih lanjut. Misalnya reality show seperti apa yang pesertanya layak jadi artikel Wikipedia? Apa semua reality show mau dimasukkan? Kriterianya seperti apa? Gombang (bicara) 16:30, 23 Desember 2008 (UTC)
Hhmmm... pada kemana yaa...??? -- ERd ► 13:47, 26 Desember 2008 (UTC)
Sebetulnya, seberapa luas sih jangkauan peserta Mammamia Show ? Apa impact-nya pada industri hiburan? Kok sampe kepingin banget diperjuangkan ? Kembangraps (bicara) 18:30, 8 Januari 2009 (UTC)
Gombang itu pengurus juga lho. Meursault2004ngobrol 04:00, 27 Januari 2009 (UTC)
Oh begitu. Mungkin mas Kembang dan juga mas Gombang ini khawatir juga kalau dipertahankan nanti semua finalis acara-acara serupa dimasukkan juga. Kan sekarang stasiun TV di Indonesia banyak, mungkin yang nasional ada 12-an. Kalau semua memiliki acara serupa kan jadi penuh Wikipedia dengan artikel tokoh-tokoh seperti ini yang siapa tahu kariernya mungkin tidak langgeng. Saya sendiri sih tidak keberatan jika memenuhi unsur kelayakan. Artikel yang pernah dihapus apa, nanti saya lihatnya juga. Meursault2004ngobrol 05:29, 27 Januari 2009 (UTC)
Untuk Mas Meursault: Kalo ada banyak acara serupa tapi semuanya memenuhi syarat yg telah disepakati, ya kenapa tidak Mas?? Sekali lagi ini masalah fairness aja. Kalo memang sepakat dihapus ya saya ga masalah, tapi harus dihapus semua, jgn acara tertentu dihapus sedang yg lain dipertahankan (coba lihat usul saya paling atas) padahal sama2 acara reality show dan sama2 tingkat nasional.-- ERd ► 02:35, 28 Januari 2009 (UTC)
Saya sudah hapus artikel peserta Indonesia Idol yang diberikan Erdinal. Kecuali Harry Indra Mantong yang sudah punya album sendiri (A Tribute To Toraya) (pembahasannya di Sinar Harapan) Gombang (bicara) 09:10, 28 Januari 2009 (UTC)
(404 • s) |
Setuju untuk dialihkan, maksudnya mereka (para juara 1-3) paling tidak layak dapat satu dua kalimat di bawah judul artikel kejuaraan tersebut. Dalam hal Harry Indra Mantong yang dicontohkan di atas, misalnya, karena istilahnya "artis pendatang baru" 'jebolan' reality show, maka menurut saya belum layak, walaupun sudah menelurkan album sendiri; solusinya yaitu ia dan albumnya digabungkan ke artikel Indonesia Idol Musim Kedua, baru kalau udah dirasa memenuhi kelayakan baru dibuatkan artikel sendiri. |
Begini, sy baru2 ini buat n ngisi Daftar tokoh Daerah Istimewa Yogyakarta, tapi saya bingung, kategori tokoh yg bisa dimasukin sbg "Tokoh Jogja" itu yg gimana aja? Utk sementara artikel tersebut sy isi dg tokoh2 yg kelahiran Jogja n dari kategori2 yg menyatakan org2 tersebut org Jogja. Oiya, ini ga cuma utk Jogja saja, tp juga utk semua artikel terkait. Bagaimana pendapat temen2 tentang ini? Punya usul? punya saran? Makasih bantuannya NoiX180 06:54, 2 Januari 2009 (UTC)
Lahir atau punya keterkaitan lain, misalnya orang tua dari situ, pernah tinggal lama di situ dsb. Sebab kalau lahir saja nanti agak aneh. Misalkan Rini Soewandi lahir Maryland, AS apakah dia bisa dianggap sebagai seorang tokoh Maryland? Tentu bisa dimasukkan ke daftarnya untuk gampangnya. Meursault2004ngobrol 12:05, 21 Januari 2009 (UTC)
Tapi paling tidak kan boleh toh ada kekecualian. Saya ambil contoh kongkrit lagi. Karena pencetusnya adalah tokoh Yogya, saya ambil tokoh Yogya :-) Sultan Hamengkubuwono I yang mendirikan Kesultanan Yogyakarta itu beliau bisa dianggap tokoh Yogya tidak? Sebab beliau lahir di Kartasura. Meursault2004ngobrol 13:13, 21 Januari 2009 (UTC)
Jadi kalo disimpulin yg paling utama untuk bisa dimasukkan ke artikel "Daftar tokoh...":orang kelahiran daerah situ, besarnya pengaruh tokoh itu di daerah itu dsb, bukan begitu? Misal HB 1 yg kebetulan kelahiran Kertasura (bukan Jogja), bisa dimasukkan sebagai tokoh Jogja krn pengaruhnya terhadap Jogja. Namun begitu saya rasa untuk orang yg kelahiran daerah tersebut juga bisa ditulis ke "daftar tokoh". Untuk lebih jelasnya mungkin di artikel "daftar tokoh..." diberi penjelasan bahwa isinya meliputi: org yg lahir di daerah ini, org yg berpengaruh di daerah ini dsb. Saya bilang ini karena untuk artikel "daftar tokoh...", org yg lihat judulnya mungkin langsung mengira bahwa isinya org2 yg lahir di daerah tsb. So, ga ada salahnya memasukkan org2 tsb walau ga berpengaruh & aktif di daerahnya ke dlm artikel "daftar tokoh" NoiX180 08:58, 27 Januari 2009 (UTC)
Ketokohan seseorang bisa karena dia lahir di tempat itu ("putra daerah"), pernah tinggal di sana untuk beberapa waktu yang signifikan, atau karena ia memiliki efek terhadap suatu tempat tanpa harus secara fisik terlibat. Bandingkan: Tokoh asal ...., Tokoh kelahiran ..., dan Tokoh (dari) .... . Menurut saya, pembuat kategori HARUS mencantumkan kriteria yang jelas siapa2 yang bisa masuk ke dalam suatu daftar tokoh ketika ia membuat kategori. Perdebatan mengenai itu bisa dilakukan di halaman pembicaraan masing2 kategori karena. Wis to, ngga usah repot2. Kembangraps (bicara) 09:49, 27 Januari 2009 (UTC)