Komentar dari Mimihitam
Aku lihat artikelnya sangat bagus dan menjelaskan subjek dengan komprehensif. Selain itu, artikel ini juga akan sangat membantu orang-orang yang tertarik dengan topik Kekristenan untuk mengetahui siapa itu Maria Magdalena dan mana saja yang merupakan mitos tentangnya (misalnya penyamaan Maria Magdalena dengan perempuan pezina, saya lihat banyak orang Kristen Indonesia yang menganut kesalahpahaman ini). Namun demikian, saya juga ada beberapa masukan. Hal yang perlu diperhatikan terutama adalah penggunaan istilah "sudah tentu" yang perlu diubah jadi "kemungkinan", "kemungkinan besar", dll, sesuai konteks.
- Referensi
Referensinya masih perlu dirapikan dan diubah jadi sfn. Untuk yang nggak jelas halamannya (seperti "the Abbey of Vesoul" in William Caxton's translation" dan "Golden Legend") aku sarankan untuk memakai opsi pencarian di google books atau cari sumber yang lain.
Selesai Saya pake sumber ini ya --Glorious Engine (bicara) 29 Juni 2019 20.39 (UTC)
- Boleh saja, tapi catatan kakinya belum dirapikan semuanya. Kalau misalkan terlalu banyak, dikerjakan pelan2 juga nggak apa2.
- Bung Mimi bantu donk, saya selaku pengusul sejak sistem lama belum terbiasa sama sistem sfn, apalagi ni artikel perlu ngejalanin tahap konversi ke sistem sfn. Selain kalo artikelnya memang sudah bersistem sfn dari en.wiki atau emang artikelnya dimulai dari nol. --Glorious Engine (bicara) 29 Juni 2019 21.25 (UTC)
- @Glorious Engine aku udah bantu sedikit untuk rujukan yang halamannya belum ada. Tapi itu masih banyak rujukan dengan halaman yang belum dirapikan, dimohon kesediaannya untuk merapikannya dulu, nanti yang nggak jelas halamannya bakal aku bantu carikan. Mimihitam 30 Juni 2019 17.34 (UTC)
Saya sudah merapikan referensi-referensi buku jauh-jauh hari. Sisanya itu referensi dari website, jurnal dan referensi buku yang bikin saya bingung (misal nomor halamannya nggak ada, nama penulisnya nggak ada, dlsb) Sistem sfn kan hanya berlaku untuk referensi buku, referensi website bisa dipertahankan (contoh Vladimir Lenin#cite note-556, Josef Stalin#cite note-873). Coba minta @Bagas Chrisara:, kayaknya dia ahli dalam merapikan referensi --Glorious Engine (bicara) 1 Juli 2019 01.00 (UTC)
- @Glorious Engine saya bukan ngomongin soal website. itu masih banyak sumber buku yang belum dirapikan loh (termasuk yang halamannya sudah ada). Mimihitam 1 Juli 2019 20.17 (UTC)
Ada 4 sumber buku ya yang demikian. Sudah saya ubah jadi sfn tuh. Kalo masih ada yang masih perlu diubah lagi mungkin bisa memberitahukannya secara lebih rinci --Glorious Engine (bicara) 1 Juli 2019 21.56 (UTC)
- @Mimihitam: Update: 2 sumber sudah di-convert ke format sfn --Glorious Engine (bicara) 13 Juli 2019 01.29 (UTC)
- @Mimihitam: Update: 5 sumber karya Abdul Baha sudah saya ubah ke format sfn, apa masih ada yang kurang ? --Glorious Engine (bicara) 14 Juli 2019 00.13 (UTC)
- Glorious Engine Terima kasih, tapi masih ada beberapa sumber buku yang terlewat, nanti akan dibantu oleh Albertus Aditya. Mimihitam 14 Juli 2019 07.38 (UTC)
- @Mimihitam: Semua ref pada bagian rujukan sudah diubah ke format sfn --Glorious Engine (bicara) 16 Juli 2019 12.09 (UTC)
- @Glorious Engine: Harap dipastikan daftar pada bagian Rujukan bisa nyambung ke Kepustakaan atau Web. Saya ambil contoh 5 versi Baha yang Anda ubah, itu tidak nyambung ke Kepustakaan atau Web. Salam. Albertus Aditya (bicara) 16 Juli 2019 12.15 (UTC)
- @Albertus Aditya: 5 ref Baha sudah nyambung ke bagian Kepustakaan, silahkan cek --Glorious Engine (bicara) 16 Juli 2019 12.26 (UTC)
- @Glorious Engine: Masih ada beberapa yang lain yang belum tersambung. Untuk yang Baha ok. Kalau bisa dari 299 list itu memang dicek satu per satu. Salam. Albertus Aditya (bicara) 16 Juli 2019 12.30 (UTC)
- Pake format ini kan:
|ref=CITEREF[nama_penulis][nama_tahun]}}
- Beberapa sumber sudah saya begitukan tuh. Mungkin bisa bantu crosscheck lagi --Glorious Engine (bicara) 16 Juli 2019 12.49 (UTC)
- @Glorious Engine: Ya, bisa seperti itu. Saya cek masih ada yang belum terhubung. Sebagai pengusul AP ini, saya rasa Anda bertanggung jawab untuk memeriksanya, dan juga bertanggung jawab atas kontribusi Anda sendiri. Peninjau di sini hanya memberikan pemeriksaan walaupun juga bisa menyunting. Dalam arti, jika dari Anda sebagai pengusul sudah yakin semuanya dan memang sudah diperiksa, peninjau tinggal memeriksa sedikit lagi. Salam. Albertus Aditya (bicara) 16 Juli 2019 12.52 (UTC)
- @Albertus Aditya: Nggak masalah kok bung, bung Haer aja bantu-bantu ngelengkapin dan ngerapihin tuh Kleopatra dan Pertempuran Amorion pas masih pengusulan. Tuh kayaknya udah saya perbaiki semua. --Glorious Engine (bicara) 16 Juli 2019 13.48 (UTC)
- Berarti memang saya tidak sebaik HaEr. Saya masih menemukan beberapa referensi yang tidak terhubung, antara lain:
- 14 ^ Meyer & de Boer 2004, hlm. 74–96.
- 27 ^ May 1977, hlm. 91.
- 39 ^ a b Ricci 1994, hlm. 51–161.
- 194 ^ Townsend 2008, hlm. 147.
- 247 ^ McLaughlin 2003
- 259 ^ Coletti 1997, hlm. 94.
- 276 ^ Boer 2004, hlm. 190.
- Mohon agar dapat diperbaiki. Albertus Aditya (bicara) 16 Juli 2019 23.13 (UTC)
- Hahaha... bisa aja responnya. Ya udah tuh,
Selesai saya perbaiki --Glorious Engine (bicara) 17 Juli 2019 00.15 (UTC)
- Untuk Townsend masih belum terhubung. Lalu, juga daftar ini (karena sudah hampir selesai) saya rasa bisa diurutkan sebagaimana penulisan kepustakaan pada umumnya. Juga, di bawah sendiri ada "^ Hurtado 2003.", bisa dibantu perbaiki? Salam. Albertus Aditya (bicara) 17 Juli 2019 00.21 (UTC)
Selesai 2 ref itu udah saya tangani. Trus juga kepustakaannya sudah diurutkan menurut abjad. --Glorious Engine (bicara) 17 Juli 2019 01.10 (UTC)
- Paragraf pembuka
- Sepertinya perlu dikasih pranala/penjelasan singkat apa itu "apokrif"
- Secara keseluruhan bagian pembukanya bagus sekali. Selain merangkum isi artikel dengan baik, bagian pembukanya juga mempersiapkan pembaca untuk menggali lebih dalam tentang Maria Magdalena.
Trims
--Glorious Engine (bicara) 29 Juni 2019 20.39 (UTC)
- Peran serta dalam pewartaan Yesus
- "Maria Magdalena tentunya pernah mengalami" --> hapus kata "tentunya", karena Wikipedia harus deskriptif, bukan argumentatif, jadi saat memaparkan argumen ahli harus netral gaya bahasanya. Alternatifnya bisa diganti jadi "kemungkinan besar"
- "Sudah tentu kesembuhan karena dilepaskan dari kuasa tujuh roh jahat inilah yang membuat Maria Magdalena menjadi sedemikian setianya berbakti pada Yesus" --> "sudah tentu" jadi "Kemungkinan"
- "atau dianggap tidak cukup seru untuk diceritakan" --> "seru" rasanya kurang baku.. mungkin bisa ganti jadi "menarik"
- "Karena Maria Magdalena adalah salah seorang dari perempuan-perempuan yang menyokong pewartaan Yesus dengan kucuran dana, maka sudah tentu ia tergolong relatif kaya." --> ganti jadi "dapat disimpulkan bahwa ia tergolong relatif kaya"
- "Menurut Bart D. Ehrman, gagasan ini sudah tentu memikat dan menggugah kaum perempuan pada zaman itu, " --> ganti "sudah tentu" jadi "kemungkinan dapat"
- Saksi mata penyaliban dan penguburan Yesus
- "karena umat Kristen sudah tentu tidak akan mengarang-ngarang cerita bahwa saksi-saksi mata utama dalam peristiwa penyaliban Yesus adalah kaum perempuan" --> di sini penggunaan "sudah tentu" membuat kalimatnya jadi tidak netral dan seperti dakwah. Ganti jadi "kemungkinan besar"
- "Menurut E. P. Sanders, mungkin kaum perempuan tampil menjadi saksi mata peristiwa penyaliban Yesus, manakala murid-murid lelaki justru kocar-kacir melarikan diri, karena lebih kecil kemungkinan bagi mereka untuk ditangkap, karena mereka lebih berani daripada kaum lelaki, atau karena kedua-duanya.[56]" --> mereka di sini merujuk ke kaum perempuan kan? Mungkin perlu diganti jadi "murid wanita"?
- "Bart D. Ehrman mencermati bahwa memang nasib seperti inilah yang paling lazim dialami para korban penyaliban,[61] tetapi berpendapat bahwa nasib jenazah Yesus tidak mungkin dapat diketahui secara pasti begitu diturunkan dari salib" --> tambahkan "ia" sebelum "berpendapat"
- " "Maria Magdalena dan perempuan-perempuan lain tentunya tidak pernah benar-benar melihat kubur Yesus" --> ganti jadi "kemungkinan"
- Kebangkitan Yesus
- "jelas-jelas dapat ditelusuri kembali sampai pada sosok Maria Magdalena historis." --> hapus jelas-jelas
- "maka sudah barang tentu umat Kristen Perdana tidak punya motif untuk mengarang-ngarang sebuah cerita bahwa orang pertama yang mendapati kubur Yesus sudah kosong adalah seorang perempuan" --> ganti jadi "kemungkinan besar"
- "umat Kristen Perdana tentu akan sangat terdorong untuk menampilkan Petrus, murid terdekat Yesus semasa hidupnya, sebagai orang pertama yang mendapati kubur Yesus sudah kosong" --> hapus kata "tentu"
- "dengan mengemukakan bahwa kisah kubur kosong pastilah cerita karangan belaka yang baru muncul belakangan karena nyaris tidak mungkin jenazah Yesus disemayamkan di dalam kubur jenis apa pun," --> ganti "pastilah" jadi "kemungkinan hanya cerita karangan", lalu tambahkan "menurutnya" sebelum "nyaris tidak mungkin".
- "Dalam bukunya yang terbit pada tahun 2014, Bart D. Ehrman menyanggah argumen lamanya sendiri,[90] dengan mengemukakan bahwa kisah kubur kosong pastilah cerita karangan belaka yang baru muncul belakangan karena nyaris tidak mungkin jenazah Yesus disemayamkan di dalam kubur jenis apa pun,[90] dan jika jenazah Yesus tidak pernah dikubur maka tidak ada seorang pun pada masa itu dapat mengklaim bahwa kubur Yesus yang tidak ada itu didapati sudah kosong.[90] --> kalimatnya kepanjangan. Saranku penggal di bagian "dan jika", dan ubah jadi begini: "... di dalam kubur jenis apa pun. Selain itu, jika jenazah Yesus..."
- "Ia berkesimpulan, gagasan bahwa umat Kristen Perdana sudah barang tentu "tidak punya motif" untuk mengarang-ngarang cerita ini hanyalah gagasan yang "miskin imajinasi",[91]" --> hapus "sudah barang tentu"
- "kaum perempuan sendiri sudah barang tentu sangat terdorong untuk mengarang-ngarang sebuah cerita tentang perempuan sebagai orang pertama yang mendapati kubur Yesus sudah kosong" --> ganti jadi "kemungkinan"
- "Kendati demikian, di kemudian hari ia menyimpulkan bahwa Maria Magdalena..." --> ganti "ia" jadi Ehrman
Selesai --Glorious Engine (bicara) 29 Juni 2019 20.55 (UTC)
- @Mimihitam: Menurut saya, mengganti kata "tentu" menjadi "kemungkinan besar" perlu kehati-hatian. Jika dikutip dari pendapat seseorang, maka menurut saya "tentu" harus dipertahankan. Di lain pihak, "tentu" tentu saja boleh dinetralkan menjadi "kemungkinan besar" jika terdapat dalam kalimat si penulis artikel.تابيق ~ Japra (obrol) 29 Juni 2019 11.35 (UTC)
@Japra Jayapati betul mas. Tadi saya sempat lihat ada kata tentu/pasti dalam kutipan dan yang itu nggak masalah.. cuma untuk bbrp yg lain aku lihat di versi Inggrisnya kata yg dipakai adalah "could have been" atau "would have been", jadi menurutku dalam konteks bahasa Indonesia tidak masalah untuk dilembutkan jadi kemungkinan besar.. Mimihitam 29 Juni 2019 12.43 (UTC)
- @Mimihitam: Terima kasih. Atur aja Mas. Saya memang kesulitan menerjemahkan could/would have been.تابيق ~ Japra (obrol) 29 Juni 2019 14.05 (UTC)
- Karya-karya tulis apokrif Kristen Perdana
Aku sudah baca bagian ini, terjemahannya bagus sekali, jadi aku tidak akan banyak mengomentari.
Trims
--Glorious Engine (bicara) 29 Juni 2019 20.50 (UTC)
- Zaman bapa-bapa Gereja
- "Keterangan tertulianus ini mungkin merupakan indikasi bahwa jati diri..." --> Tertulianus huruf besar
Peninjauan
Baiklah aku sudah selesai membaca, berikut hasil peninjauanku.
- "Ditulis dengan baik" berarti bahwa prosanya memiliki alur dan perumusan kalimat yang baik, bahkan luar biasa.
- Penilaian peninjau: Artikel ini ditulis dengan sangat baik. Prosanya sangat indah, bahkan luar biasa. Alurnya juga secara runut membahas tokoh dari sudut pandang sejarah, keagamaan, dan tinggalan sejarah.
- "Komprehensif" berarti bahwa artikel membahas semua fakta dan rincian utama serta tidak memiliki pranala merah yang terlalu banyak.
- Penilaian peninjau: Artikelnya sangat lengkap. Yang dibahas tidak hanya sudut pandang teologi, tetapi juga sejarah dan bahkan dampak sejarahnya. Bahkan ada juga informasi tentang Maria Magdalena dalam Agama Bahaii.
- "Fakta akurat" berarti bahwa pernyataan-pernyataan dapat dipastikan ke sumber tepercaya dan secara akurat merepresentasikan materi pengetahuan yang terpublikasi. Pernyataan didukung dengan bukti spesifik dan kutipan luar (lihat pemastian dan sumber tepercaya); ini mencakup pengisian bagian "Referensi" yang mencantumkan sumber, dilengkapi dengan kutipan dalam badan artikel.
- Penilaian peninjau: Rujukan juga sudah lengkap dan sumbernya layak semua.
- "Netral" berarti bahwa artikel mewakili pandangan secara adil dan tanpa bias (lihat sudut pandang netral); namun, artikel tidak harus memberikan liputan terhadap pandangan minoritas secara berimbang.
- Penilaian peninjau: gaya bahasanya netral, dilihat dari sudut pandang keilmuan dan bukan dari sudut pandang agama tertentu.
- "Stabil" berarti bahwa artikel bukan merupakan bahan perang suntingan dan bahwa isinya tidak berubah secara berarti dari hari ke hari; pembalikan vandalisme dan pengembangan berdasarkan usulan peninjau tidak termasuk dalam pengertian ini.
- Penilaian peninjau: artikelnya tidak akan berubah banyak karena menyangkut tokoh keagamaan
- Bagian pembuka yang menyimpulkan seluruh topik dan menyiapkan pembaca untuk rincian lebih lanjut dalam bagian-bagian berikutnya
- Penilaian peninjau: Sudah merangkum artikel dengan sangat baik
- Sistem hierarki judul yang baik
- Penilaian peninjau:
Y
- Bagian daftar isi yang cukup tapi tak berlebihan (lihat bantuan bagian)
- Penilaian peninjau:
Y
- Catatan kaki yang konsisten, misal dengan metode referensi pendek seperti Badu (2010), hlm. 2. Lihat mengutip sumber untuk informasi metode pemformatan referensi yang disarankan, dan informasi yang perlu dicantumkan.
- Penilaian peninjau: Masih ada beberapa referensi buku yang perlu disfn-kan, dan agar buku-buku di daftar pustaka dijadikan cite book semua.
- Memiliki gambar yang tepat untuk subjek, dengan keterangan gambar yang mencukupi dan status hak cipta yang dapat diterima.
- Penilaian peninjau:
Y
- Memiliki panjang yang pantas, tetap fokus pada topik utama tanpa terlalu menggali rincian yang tak perlu (lihat gaya ringkasan).
- Penilaian peninjau: Proporsi yang pas untuk sebuah artikel tentang tokoh yang sangat penting dan berpengaruh dalam agama Kristen
Mimihitam 14 Juli 2019 10.54 (UTC)
@Mimihitam: Semua daftar pustaka sudah dijadikan citation --Glorious Engine (bicara) 16 Juli 2019 12.26 (UTC)
- @Glorious Engine jangan lupa ditambahkan juga nama penerbit, tempat penerbit, tahun terbit, nama penulis dll, seperti sumber2 yang lain yang dikutip di situ. Maaf sebelumnya, tapi ini salah satu kriteria AP sih, bahwa referensinya harus konsisten. Mimihitam 16 Juli 2019 13.53 (UTC)
Kemarin perasaan udah diomongin, nggak semua sumber punya keterangan yang jelas, ada yang penerbit-nya nggak ada, ada yang tahunnya nggak ada, ada yang cuman judul doank dlsb. --Glorious Engine (bicara) 16 Juli 2019 13.57 (UTC)
@Mimihitam: Bagian "Bacaan lebih lanjut" sudah saya ubah ke format cite book --Glorious Engine (bicara) 17 Juli 2019 01.10 (UTC)
- @Glorious Engine sudah OK kalau begitu. Saya
Mendukung pencalonan artikel ini. Terima kasih atas kerja keras dan kesabarannya. Mimihitam 17 Juli 2019 09.00 (UTC)
- Diskusi di atas adalah arsip. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.