Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Waria

Waria atau wadam atau jantina adalah laki-laki yang lebih suka berperan dan berperilaku sebagai perempuan dalam kehidupan sehari-harinya. Secara fisik, mereka adalah laki-laki, tetapi mereka mengekspresikan identitas gendernya sebagai perempuan. Keberadaan waria telah tercatat sejak lama dalam sejarah dan memiliki posisi yang berbeda-beda dalam setiap masyarakat. Namun demikian, tidak semua waria dapat diasosiasikan sebagai homoseksual. Pilihan menjadi waria sama sekali tidak berhubungan dengan kondisi biologis (seksual) mereka, melainkan berhubungan dengan "kebutuhan" mereka untuk mengekspresikan identitas gendernya.

istilah untuk laki-laki yang menjadi perempuan di Indonesia
Diperbarui 15 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Waria
Bagian dari seri mengenai
Transgender
Bendera pride transgender
Identitas gender
  • Agender / tanpa gender
  • Androgini
  • Bigender
  • Bissu
  • Dua Roh
  • Gender bender
  • Gender ketiga
  • Genderqueer / nonbiner
  • Heteroseksualitas queer
  • Hijra
  • Pangender
  • Transfeminin
  • Transmaskulin
  • Transpria
  • Transpuan
  • Transseksual
  • Trigender
Kesehatan dan pengobatan
  • Anak transgender
  • Disforia gender
    • pada anak-anak
  • Kehamilan
  • Kesehatan
  • Terapi penentuan ulang seks
  • Transisi
Hak dan hukum
  • Aktivisme hak
    • organisasi
    • Peraturan toilet
    • Toilet umum uniseks
  • Diskriminasi
    • Ketidaksetaraan
    • Non-biner
    • Transfobia
  • Kekerasan
    • Trans bashing
    • Trans panic
    • Daftar orang transgender yang dibunuh tanpa
      dasar hukum
  • Pengakuan hukum
    • Nonbiner/gender ketiga
  • Prinsip Yogyakarta
Masyarakat dan budaya
  • Anak-anak dan remaja
  • Bendera
  • Hari peringatan
    • International Transgender
      Day of Visibility
    • Transgender Day of
      Remembrance
  • Karakter
    • fiksi
    • film dan televisi
    • film LGBT
  • Kepustakaan
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Tokoh
Teori dan konsep
  • Ambifilia / Androfilia / Ginefilia
  • Cisgender / cisseksual
  • Cross-dressing
  • Genderisme (gender biner)
  • Identitas gender
  • Mempertanyakan
    gender/seksualitas
  • Postgenderisme
  • Transfeminisme
  • Transmisogini
  • Variasi gender
Lihat pula
  • Gender
  • Interseks
  • LGBT

  • Orientasi seksual
  • Seks
    • Penunjukan seks
  • l
  • b
  • s

Waria (lakuran dari kata wanita dan pria) atau wadam (lakuran dari kata hawa dan adam) atau jantina (lakuran dari kata jantan dan betina) adalah laki-laki yang lebih suka berperan dan berperilaku sebagai perempuan dalam kehidupan sehari-harinya. Secara fisik, mereka adalah laki-laki (memiliki alat kelamin layaknya laki-laki), tetapi mereka mengekspresikan identitas gendernya sebagai perempuan. Keberadaan waria telah tercatat sejak lama dalam sejarah dan memiliki posisi yang berbeda-beda dalam setiap masyarakat. Namun demikian, tidak semua waria dapat diasosiasikan sebagai homoseksual. Pilihan menjadi waria sama sekali tidak berhubungan dengan kondisi biologis (seksual) mereka, melainkan berhubungan dengan "kebutuhan" mereka untuk mengekspresikan identitas gendernya.

Sebutan bencong atau banci juga dikenakan terhadap waria. Namun sebutan tersebut bersifat negatif dan terlalu kasar. Sedangkan terminologi priawan adalah kebalikan dari waria, yaitu pria yang secara biologis wanita, baik yang melakukan transisi ataupun tidak. Pada tanggal 16 Februari 2015 Para Priawan Indonesia mendeklarasikan Persatuan Priawan Indonesia, sebagai wadah dan Jaringan kerja antar priawan dan pusat informasi mengenai priawan Indonesia.

Umumnya, para waria bekerja di sektor informal seperti mengamen, menjadi pegawai salon, tukang pijat, dan lain-lain. Di beberapa kota besar, seperti Yogyakarta misalnya, kerap dijumpai para waria mengamen di lampu merah, di warung-warung pinggir jalan, hingga di pasar. Masyarakat umum bahkan ada yang mengasosiasikan pekerjaan waria sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) karena kebiasaan mereka yang gemar keluar malam.

Namun demikian, baik identitas sebagai waria maupun pekerjaan yang sedang mereka tekuni, sering dianggap negatif oleh masyarakat. Identitas gender waria dianggap melanggar kodrat Tuhan hingga negara, melalui MUI, mengeluarkan fatwa bahwa keberadaan waria adalah haram Diarsipkan 2019-04-03 di Wayback Machine.. Stereotip negatif yang dialamatkan kepada waria tidak jarang ada yang berbuah menjadi tindakan kekerasan. Tidak sedikit waria yang pernah mengalami kekerasan, baik fisik maupun verbal, ketika sedang menjalankan pekerjaan atau sedang melakukan aktivitas lain seperti mengikuti seminar.

Masyarakat Indonesia secara umum berada di dalam lingkungan dengan kerangka heteronormatif yang menjadi pondasinya. Kerangka tersebut percaya bahwa hanya ada dua identitas seksual berikut konstruksi gender yang mengikutinya, yaitu laki-laki dan perempuan. Menurut kerangka tersebut, laki-laki sewajarnya berpasangan dengan perempuan dan sebaliknya. Ketika muncul identitas gender lain di luar laki-laki dan perempuan (seperti waria), maka akan dianggap tidak normal, aneh, dan menyimpang. Terlebih lagi, ketika waria tersebut juga seorang pecinta sesama jenis (gay), stereotip negatif tersebut akan semakin sering dialamatkan kepada mereka. Frame heteronormatif tersebut menjadi awal mula munculnya beragam stereotip negatif berikut perlakuan kasar yang dialamatkan oleh masyarakat kepada waria.

Lihat pula

  • Transgender
  • Transpuan
  • LGBT
  • Femboy
  • Forum Komunikasi Waria Indonesia
  • l
  • b
  • s
Identitas gender dan seksual
Identitas gender
Gender
  • Pria
  • Wanita
  • Laki-laki
  • Perempuan
  • Androgini
  • Bigender
  • Boi
  • Cisgender
  • Berlintas-busana
  • Gender bender
  • Genderqueer
  • Gender netral
  • Postgenderisme
  • Pangender
  • Pria trans
  • Transfeminin
  • Transgender
  • Transmaskulin
  • Transseksual
  • Trigender
  • Variasi gender
  • Wanita trans
  • Waria
Seks ketiga /
Gender ketiga
  • Akava'ine
  • Androgynos
  • Bakla
  • Bissu
  • Burrnesha
  • Calabai
  • Dua Roh
  • Fa'afafine
  • Fakaleiti
  • Femminielli
  • Galli
  • Gender ketiga
  • Hijra
  • Kathoey
  • Khanits
  • Köçek
  • Koekchuch
  • Māhū
  • Maknyah
  • Mukhannatsun
  • Muxe
  • Nullo
  • Orang kasim
  • Takatāpui
  • Travesti
  • Tumtum
  • Winkte
Lainnya
  • Skoptsy
Identitas
orientasi seksual
Binari gender
  • Aseksual
  • Biseksual
  • Heteroseksual
  • Homoseksual
Nonbiner
  • Ambifilia, Androfilia, Ginefilia
  • Dua-jiwa
  • Gender ketiga
  • Panseksualitas
  • Poliseksualitas
Lainnya
  • Antiseksualisme
  • Aseksualitas abu-abu
  • Banjee
  • Bi-curious
  • Gay
  • Heterofleksibel
  • Lesbian
  • Ketertarikan terhadap orang transgender
  • Monoseksualitas
  • Queer
  • Nonheteroseksual
  • Orientasi romantis
  • Poliamori
  • Percintaan sesama gender
  • Queer
  • Skala Kinsey
Lihat pula
  • Erotic target location error
  • Gangguan perkembangan seks
  • Gender asuhan
  • Hermafrodit
  • Interseks
  • Kekerasan terhadap wanita dan pria (Gendersida)
  • Konstruksi sosial gender
  • Operasi penentuan ulang seks
  • Orientasi seksual ego-distonik
  • Penunjukan seks
  • Peran gender
  • Perbedaan seks dan gender
  • Pergantian seks
  • Seksualitas manusia laki-laki
  • Seksualitas manusia perempuan
  • Transisi
  •  Portal LGBT


Ikon rintisan

Artikel bertopik manusia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula

Artikel Terkait

Laki-laki

sebutan jenis kelamin untuk manusia

Pemerkosaan terhadap laki-laki

korbannya adalah laki-laki (pria) masih anak-anak. Pemerkosaan didefinisikan sebagai kejahatan yang dilakukan semata-mata terhadap perempuan. Pemerkosaan

Perempuan di Titik Nol

membunuh seorang laki-laki. Kisah Firdaus melukiskan apa artinya menjadi perempuan di tengah masyarakat patriarki, menjadi perempuan berarti harus selalu

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026