Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Vulkanologi

Vulkanologi merupakan bidang keilmuan yang mempelajari tentang gunung berapi. Namanya diperoleh dari bahasa Inggris volcanology yang berarti ilmu gunung berapi. Kata vulkano merupakan kata serapan dari bahasa Belanda vulkaan atau dari bahasa Latin vulcano. Istilah vulkanologi berasal dari Bahasa Latin Vulcan, dewa api Romawi. Vulkanologi mempelajari semua fenomena dari aktivitas gunung berapi seperti lava dan magma, serta fenomena geologi yang berhubungan dengan gunung api. Seorang ahli vulkanologi adalah orang yang melakukan studi pada bidang ini.

Wikipedia article
Diperbarui 10 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Vulkanologi
Bagian dari
Geologi
Ilmu kebumian
  • Indeks
  • Garis besar
  • Glosarium
  • Sejarah (Garis waktu)
Komponen utama
  • Mineral
  • Batuan (Beku
  • Sedimen
  • Metamorf)
  • Sedimen
  • Tektonika lempeng
  • Strata
  • Pelapukan
  • Erosi
  • Skala waktu geologi
Hukum, prinsip, teori

  • Prinsip stratigrafi

  • Prinsip horizontalitas asli
  • Hukum Superposisi
  • Prinsip kontinuitas lateral
  • Hubungan potong memotong
  • Hukum suksesi faunal
  • Prinsip komponen dan inklusi
  • Hukum Walther
Topik

  • Komposisi

  • Geokimia
  • Mineralogi
  • Sedimentologi
  • Petrologi
  • Struktur Bumi

  • Struktur bentang alam

  • Geomorfologi
  • Glasiologi
  • Geologi struktur
  • Vulkanologi

  • Sejarah geologis

  • Sejarah geologi bumi
Penelitian
  • Cabang-cabang
  • Geolog (daftar)

  • Metode
  • Survei geologi
Terapan
  • Teknik
  • Pertambangan
  • Forensik
  • Militer
Geologi planet
  • Daftar daftar fitur geologis di Tata Surya
  • Geologi planet terestrial matahari

  • Bedasarkan planet dan objek lainnya

  • Merkurius
  • Venus
  • Bulan
  • Mars
  • Vesta
  • Ceres
  • Io
  • Titan
  • Pluto
  • Charon
    • l
    • b
    • s
    Seorang ahli vulkanologi mengambil sampel lava menggunakan palu batu dan seember air

    Vulkanologi merupakan bidang keilmuan yang mempelajari tentang gunung berapi. Namanya diperoleh dari bahasa Inggris volcanology yang berarti ilmu gunung berapi. Kata vulkano merupakan kata serapan dari bahasa Belanda vulkaan atau dari bahasa Latin vulcano.[1] Istilah vulkanologi berasal dari Bahasa Latin Vulcan, dewa api Romawi. Vulkanologi mempelajari semua fenomena dari aktivitas gunung berapi seperti lava dan magma, serta fenomena geologi yang berhubungan dengan gunung api. Seorang ahli vulkanologi adalah orang yang melakukan studi pada bidang ini.

    Objek kajian

    Gunung berapi

    Gunung berapi adalah gunung yang mempunyai lubang berbentuk kepundan yang menjadi tempat keluarnya cairan magma, gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Gunung berapi awalnya merupakan rekahan dalam kerak bumi. Gunung berapi yang menghasilkan erupsi ke permukaan bumi umumnya berbentuk kerucut terpancung.[2] Bentuk-bentuk dan mekanisme kerja dari gunung api dipelajari dalam vulkanologi dan geosains. Bidang ilmu yang mendukungnya adalah geologi, geofisika, geokimia dan penginderaan jauh.[3]

    Erupsi

    Erupsi adalah proses keluarnya isi dari perut bumi menuju ke permukaan bumi. Penyebabnya adalah letusan gunung berapi. Benda-benda yang dikeluarkan sebagian besar berupa pecahan batuan, gas dan abu. Erupsi gunung api termasuk dalam proses vulkanisme. Erupsi terjadi akibat adanya tenaga endogen yang disebabkan adanya tekanan gas yang kuat di dalam bumi. Tekanan ini mendorong magma naik secara perlahan-lahan. Magma menumpuk pada suhu 1.200oC akibat pelelehan batuan. Lapisan batuan yang padat menambah tekanan magma sehingga magma keluar dari lapisan batuan yang lebih mudah meleleh. Erupsi ini terjadi dalam bentuk ledakan dan semburan yang sangat kuat.[4]

    Pengkaji

    Para ahli vulkanologi sering mengunjungi gunung berapi, terutama yang masih aktif, untuk mengamati letusan gunung berapi, mengumpulkan produk letusan termasuk seperti abu, atau batu apung, batuan, dan lava. Tujuan utama dari penyelidikan adalah perkiraan letusan; pada saat ini belum ada cara yang akurat untuk melakukan hal ini, tetapi memperkirakan letusan, seperti halnya memperkirakan gempa bumi, dapat menyelamatkan banyak jiwa. Seorang ahli vulkanologi mempelajari pembentukan gunung berapi dan letusannya saat ini serta sejarah letusannya.

    Pemanfaatan ilmu

    Para vulkanolog memanfatkan vulkanologi sebagai mitigasi bencana gunung api. Caranya adalah dengan selalu menghitung atau memperkirakan kapan gunung api akan meletus. Bagian dalam gunung api dibor untuk memodelkan bentuk gunung api dan menggambarkan peta isi gunung api. Metode geofisika dipakai untuk membuat peta agar dapat memprediksi bagaimana cara gunung api akan meletus. Vulkanolog juga memanfaatkan satelit untuk mempelajari gunung api dari luar angkasa dengan tujuan yang sama.[5]

    Pranala luar

    • (Indonesia) Situs resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM Republik Indonesia
    • (Inggris) Area Vesuvio Diarsipkan 2016-03-03 di Wayback Machine.
    • (Inggris) European Volcanological Society

    Referensi

    1. ↑ Bronto, Sutikno (2013). Geologi Gunung Api Purba. Bandung: Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. hlm. 4–5. ISBN 978-602-9105-01-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    2. ↑ Badan Geologi. Gunungapi. Bandung: Badan Geologi. hlm. 1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    3. ↑ Isa, Muhammad (2020). Vulkanologi (PDF). Banda Aceh: Syiah Kuala University Press. hlm. 10. ISBN 978-623-264-148-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-10-27. Diakses tanggal 2021-06-12.
    4. ↑ Muzani, Setiawan, C., dan Warnadi (2020). Gunung Api Sinabung (PDF). Jakarta: Bhuana Ilmu Populer. hlm. 13. ISBN 978-623-216-622-6. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    5. ↑ Zuhdi, Muhammad (2019). Buku Ajar Pengantar Geologi (PDF). Mataram: Duta Pustaka Ilmu. hlm. 58. ISBN 978-623-7004-21-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
    Internasional
    • GND
    Nasional
    • Amerika Serikat
    • Republik Ceko
    • Israel
    Lain-lain
    • Yale LUX

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Objek kajian
    2. Gunung berapi
    3. Erupsi
    4. Pengkaji
    5. Pemanfaatan ilmu
    6. Pranala luar
    7. Referensi

    Artikel Terkait

    Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

    diubah menjadi Urusan Vulkanologi di bawah Direktorat Geologi. Pada tahun 1976 berubah lagi menjadi Sub Direktorat Vulkanologi di bawah Direktorat Geologi

    Gunung berapi di Indonesia

    Pemantauan sebagian dari total gunung berapi di Indonesia diadakan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Indonesia menjadi negara yang paling banyak

    Daftar gunung berapi di Indonesia

    artikel daftar Wikimedia

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026