Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiJus exclusivae
Artikel Wikipedia

Jus exclusivae

Jus exclusivae adalah sebuah hak yang diklaim oleh beberapa penguasa monarki Katolik dari Eropa untuk memberikan veto kepada seorang kandidat untuk jabatan Kepausan. Penguasa Prancis, penguasa Spanyol, Kaisar Romawi Suci, dan Kaisar Austria mengklaim hak ini beberapa kali

Wikipedia article
Diperbarui 8 Februari 2019

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jus exclusivae (Latin untuk "hak eksklusi"; terkadang disebut veto kepausan) adalah sebuah hak yang diklaim oleh beberapa penguasa monarki Katolik dari Eropa untuk memberikan veto kepada seorang kandidat untuk jabatan Kepausan. Penguasa Prancis, penguasa Spanyol, Kaisar Romawi Suci, dan Kaisar Austria mengklaim hak ini beberapa kali

Referensi

Sumber
  • Ensiklopedia Katolik, Right of Exclusion. (artikel karya Johannes Baptist Sägmüller, 1909).
  • Burkle-Young, Francis A. (2000), Papal Elections in the Age of Transition, 1878-1922, Lexington Books, diakses tanggal 2012-07-15.
  • Ludwig Wahrmund, Das Ausschliessungs-recht (jus exclusivae) der katholischen Staaten Österreich, Frankreich und Spanien bei den Papstwahlen (Wien: Holder 1888).
  • Ludwig Wahrmund, "Beiträge zur Geschichte des Exclusionsrechtes bei den Papstwahlen aus römischen Archiven," Sitzungsberichte der Kaiserliche Akademie der Wissenschaften in Wien, philosophisch-historische Klasse, Band CCXXII, xiii (Wien 1890).
  • J. B. Sägmüller, Die Papstwahlbullen und das staatliche Recht der Exklusive (Tuebingen: H. Laupp 1892).
  • Ludwig Wahrmund, "Die Bulle "Aeterni Patris Filius" und der staatliche Einfluss auf die Papstwahlen," Archiv für katholisches Kirchenrecht 72 (Mainz 1894) 201-334.
  • Ludwig Wahrmund, Zur Geschiste des exclusionrechtes bei den Papstwahlen im 18 Jahrhundert. Neue Beitrage aus römischen Archiven ( Mainz 1892).
  • William J. Hegarty, "The Lay Veto," American Catholic Quarterly Review 37 (1912), pp. 419–439.
  • Herbert Plock, Das "Jus exclusivae" der Staaten bei der Papstwahl und sein Verbotdurch die päpstliche Bulle "Commissum nobis" (Göttingen: Druck von L. Hofer, 1910).
  • Peter Frei, Die Papstwahl des Jahres 1903: unter besonderer Berücksichtigung des österreichisch-ungarischen Vetos (Bern and Frankfurt a.M.: Peter Lang, 1977).
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Pemilihan Paus sebelum 1059

selama periode tersebut kemudian berkembang menjadi apa yang disebut jus exclusivae, yaitu hak seorang raja Katolik untuk memveto pemilihan Paus, yang telah

Mariano Rampolla

terakhir yang pengkandidatannya untuk pemilihan kepausan diveto secara jus exclusivae oleh seorang penguasa Katolik. Wikimedia Commons memiliki media mengenai

Kardinal mahkota

perwakilan mereka di Dewan Kardinal dan, jika diperlukan, mengambil jus exclusivae. Secara lebih umum, istilah tersebut merujuk kepada seorang kardinal

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026