Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Variolasi

Variolasi atau inokulasi adalah metode yang pertama kali digunakan untuk mengebalkan seseorang dari penyakit variola dengan menggunakan bahan yang diambil dari seorang pasien atau orang yang baru terkena variola. Prosedur ini paling sering dilakukan dengan memasukkan keropeng variola atau cairan dari bintil ke dalam kulit. Pasien kemudian akan terserang infeksi yang jauh lebih ringan daripada variola yang tersebar secara alami. Pada akhirnya, setelah sekitar dua hingga empat minggu, gejala-gejala ini akan hilang dan pasien akan menjadi kebal. Metode ini pertama kali digunakan di Tiongkok dan TImur Tengah dan kemudian diperkenalkan di Inggris dan Amerika Utara pada dasawarsa 1720-an walaupun banyak yang menentangnya. Metode ini kini sudah tidak dipakai lagi karena sudah ada vaksin yang jauh lebih aman.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Januari 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Variolasi atau inokulasi adalah metode yang pertama kali digunakan untuk mengebalkan seseorang dari penyakit variola dengan menggunakan bahan yang diambil dari seorang pasien atau orang yang baru terkena variola. Prosedur ini paling sering dilakukan dengan memasukkan keropeng variola atau cairan dari bintil ke dalam kulit. Pasien kemudian akan terserang infeksi yang jauh lebih ringan daripada variola yang tersebar secara alami. Pada akhirnya, setelah sekitar dua hingga empat minggu, gejala-gejala ini akan hilang dan pasien akan menjadi kebal. Metode ini pertama kali digunakan di Tiongkok dan TImur Tengah dan kemudian diperkenalkan di Inggris dan Amerika Utara pada dasawarsa 1720-an walaupun banyak yang menentangnya. Metode ini kini sudah tidak dipakai lagi karena sudah ada vaksin yang jauh lebih aman.

Bacaan lanjut

  • Adler, Robert (2004). Medical Firsts. Hoboken: John Wiley & Sons. ISBN 978-0471401759.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bacaan lanjut
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026